
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa (1/9) malam. (YouTube Setpres)
JawaPos.com - Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam meminta Presiden Prabowo Subianto memperkuat pemisahan antara kekuasaan politik dan kepentingan bisnis, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA).
Menurut Nur Alam, keterlibatan penguasa dalam aktivitas bisnis maupun penggunaan kekuasaan oleh pelaku usaha berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Kondisi tersebut, kata dia, turut memengaruhi buruknya tata kelola sektor pertambangan di Indonesia.
Hal itu disampaikan Nur Alam dalam diskusi kebangsaan bertajuk 'Prospek Implementasi Pasal 33 UUD 1945' yang digelar di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (2/9).
Dalam kesempatan tersebut, Nur Alam menyampaikan pesan kepada Presiden Prabowo agar hubungan antara penguasa dan pengusaha tidak bercampur dalam pengelolaan kekayaan alam.
"Mohon disampaikan kepada Presiden agar penguasa tidak menjadi pengusaha, dan juga pengusaha tidak menjadikan penguasa sebagai alat untuk kekuasaannya. Saya kira ini dua hal yang penting," kata Nur Alam.
Nur Alam turut menyoroti pengelolaan komoditas nikel di Sulawesi Tenggara. Ia menilai, sektor tersebut kerap bersinggungan dengan persoalan kepentingan, khususnya terkait penguasaan sumber daya dan keterlibatan masyarakat lokal.
Berbekal pengalamannya ketika memimpin Sultra, Nur Alam mengaku pernah berupaya mendorong masyarakat setempat agar tidak hanya menjadi pihak yang menjaga atau mengelola lahan untuk kepentingan perusahaan maupun investor dari luar daerah.
Ia juga mempertanyakan penguasaan lahan dalam skala besar oleh sejumlah perusahaan yang menurutnya tidak selalu diikuti dengan tingkat produksi yang sepadan. Situasi tersebut dinilai berpotensi membuat daerah tidak memperoleh manfaat ekonomi secara maksimal.
Menurut Nur Alam, kondisi itu juga dapat mempersempit kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan mendapatkan akses terhadap sumber daya yang tersedia di daerahnya sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022