
Ilustrasi perdagangan karbon. (Istimewa)
JawaPos.com — Pemerintah didorong mengunci arah dekarbonisasi industri dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) 2026–2035. Selain menetapkan target energi bersih, dokumen tersebut dinilai perlu menjawab persoalan implementasi, mulai dari harmonisasi regulasi, kesiapan infrastruktur, pembiayaan, hingga penentuan sektor industri prioritas.
Hal itu mengemuka dalam Katadata Policy Dialogue bertajuk Mengunci Dekarbonisasi Industri dalam Rencana Umum Energi Nasional di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, RUEN perlu memiliki mekanisme yang memungkinkan target energi nasional menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi.
Menurutnya, pencapaian dekarbonisasi tidak cukup hanya dengan meningkatkan pasokan energi bersih. Pertumbuhan pasokan harus diikuti kepastian permintaan agar kapasitas energi yang dibangun memiliki pengguna.
“Kita tidak boleh hanya berbicara tentang suplainya saja, kita genjot, kita bangun, itu harus ada demand yang confirmed,” katanya.
Satya menilai pertumbuhan industri dan sektor ekonomi lainnya dapat menciptakan permintaan energi yang menjadi basis pengembangan energi terbarukan. Ia juga menyebut target pengembangan PLTS 100 gigawatt peak (GWp) yang didorong Presiden Prabowo Subianto dapat dimasukkan sebagai akselerasi dalam RUEN.
Namun, penambahan kapasitas energi terbarukan dinilai belum cukup untuk memastikan dekarbonisasi industri berjalan.
Director of Legal Affairs Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Zakiul Fikri mengatakan, tantangan utama justru terletak pada kesenjangan antara perencanaan dan implementasi.
“Yang sebetulnya yang ingin saya sampaikan, kita perlu menutup kesenjangan antara perencanaan dan implementasi,” ujar Zakiul.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022