Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 00.55 WIB

Bahlil Beberkan Nilai Investasi dan Tarif Listrik Proyek PLTS 100 GW

Presiden Prabowo Subianto bersama dengan sejumlah Menteri dalam peluncuran program PLTS 100 GW, di Bali, Selasa (25/8) - Image

Presiden Prabowo Subianto bersama dengan sejumlah Menteri dalam peluncuran program PLTS 100 GW, di Bali, Selasa (25/8)

JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut total investasi yang dibutuhkan untuk merealisasikan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) peak membutuhkan investasi yang cukup besar.

Ia menjelaskan, untuk menjalankan program yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut membutuhkan investasi setidaknya mencapai sekitar USD 73 miliar atau setara lebih dari Rp 1.140 triliun.

“Maka kami laporkan bahwa hari ini tanggal 25 Agustus, bercepatan 11 hari setelah Bapak Presiden menyampaikan pidato pengantar APBN, dimana salah satu program adalah mempercepat mengeksekusi implementasi 100 gigawatt program PLTS, ujar Bahlil dalam peluncuran program PLTS 100 GW, di Bali, Selasa (25/8).

Bahlil mengatakan, investasi sebesar USD73 miliar tersebut akan memberikan sejumlah dampak terhadap perekonomian nasional. Salah satunya berupa penghematan subsidi energi setiap tahun.

Salah satunya adalah mampu menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih sekitar 5,52 juta lapangan kerja yang terdiri dari 3,5 juta di industri panel surya & BESS, serta 2 juta di sektor konstruksi.

Selain itu, implementasi PLTS 100 GW diproyeksikan mampu menekan emisi karbon hingga 140 juta ton CO2 per tahun.

“Kalau ini mampu kita implementasikan semuanya, penurunan emisi sebesar 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon sebesar Rp 6,31 triliun,” ujarnya.

Sebagai tahap awal pelaksanaan program, pemerintah meluncurkan 14 proyek PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas sekitar 5,3 GWp. Proyek tersebut mencakup PLTS Gilimanuk berkapasitas 300 MWp, PLTS Terapung Gajah Mungkur sebesar 134 MWp, PLTS Desa Sembur 0,92 MWp, dan PLTS Pulau Rengit 0,078 MWp.

Pemanfaatan energi surya juga diarahkan untuk mendukung aktivitas masyarakat. PLTS Desa Sembur menjadi salah satu contoh penerapan energi surya untuk kegiatan ekonomi nelayan melalui penyediaan listrik bagi fasilitas cold storage berkapasitas 5 ton dan mesin pembuat es berkapasitas 4 ton.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore