
Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, dalam pembukaan Pekan Riset Sawit 2026, Jakarta, Senin (20/7). (Djati Waluyo/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, menyatakan hilirisasi industri kelapa sawit berkembang cukup pesat dalam kurun waktu satu decade terakhir.
Dida mengagtakan, dengan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Jumlah produk turunan sawit meningkat dari sekitar 50 jenis menjadi 200 hingga 300 jenis berkat penguatan riset dan pengembangan.
“Dulu mungkin 10–15 tahun lalu baru sekitar 50-an produk turunan. Sekarang sudah 200 atau bahkan sudah 300 ya Pak Dirjen. Jadi hasil hilirisasi ini sangat-sangat luar biasa dan tentu salah satunya melalui mekanisme research and development yang dikawal oleh BPDP,” ujar Dida dalam pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia, Senin (20/7).
Dida mengatakan, selain berhasil dengan pengembangan biodiesel pemerintah dan BPDP juga tengah melakukan pengembangan Bensa (Bensin Sawit) dan Benwit.
Sebagaimana diketahui, keduanya adalah inovasi bahan bakar nabati (biogasoline) dari kelapa sawit. Keduanya diolah dari Crude Palm Oil (CPO) menggunakan metode catalytic cracking (pemecahan molekul besar) untuk menghasilkan cairan hidrokarbon setara bensin.
Ia melanjutkan, hasil riset sawit telah menghasilkan inovasi berupa coating yang dapat memperpanjang umur simpan makanan. Menurutnya, pemanfaatan sawit bahkan telah mendukung kebutuhan industri pertahanan.
"Saya ingat juga kalau tidak salah ada yang untuk coating. Sehingga umur makanan itu bisa lebih panjang. Terus juga bahkan kita juga sudah mendukung industri pertahanan. Nah ini yang sangat-sangat luar biasa," ujarnya.
Dida mengatakan, kedepanya BPDP juga akan melakukan pengembangan bahan bakar pesawat berbasis CPO yaitu sustainable aviation fuel (SAF) menjadi salah satu agenda strategis nasional seiring meningkatnya fokus pengembangan sawit untuk mendukung ketahanan energi.
“Jadi sustainable aviation fuel juga menjadi satu agenda besar kita. Alhamdulillah kita sudah berhasil dengan biodiesel. Tapi PR belum selesai. Kemarin Pak Menteri ESDM berjanji B60 tahun 2028. Jadi kita masih ada beberapa hal yang perlu kita kerjakan,” ungkapnya.
Lanjutnya, penguatan riset dan pengembangan akan terus didorong, mulai dari tahap penelitian di perguruan tinggi hingga teknologi yang telah mendekati skala industri.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
