
Ilustrasi Biodiesel. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Penerapan mandatori biodiesel B50 dinilai dapat memperkuat ketahanan energi nasional. Namun, kebijakan tersebut juga membawa sejumlah konsekuensi yang perlu dikelola, mulai dari beban fiskal, dampak lingkungan, hingga kesiapan rantai pasok.
Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Strategic Discussion bertajuk “B50 dan Tata Kelola Biodiesel Indonesia: Menemukan Titik Temu antara Energi, Ekonomi, Sosial, dan Ekologi” yang digelar Katadata Green bersama Traction Energy Asia, Kamis (30/7).
Forum tersebut membahas tantangan implementasi biodiesel, termasuk kebutuhan reformasi tata kelola agar kebijakan energi berbasis sawit dapat berjalan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Direktur Eksekutif Traction Energy Asia, Tommy Ardian Pratama dalam keterangan tertulis yang diterima mengatakan bahwa kajian Apakah B50 Sepadan? Biaya Mandat Biodiesel Indonesia, dan Reformasi yang Dapat Mengubah Jawabannya menemukan adanya berbagai biaya dan konsekuensi yang perlu diperhitungkan dalam penerapan B50.
Menurut Tommy, sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian antara lain beban fiskal, potensi utang karbon, risiko kerusakan mesin, hingga manfaat sosial bersih dari kebijakan biodiesel.
“Kajian ini ingin melihat bagaimana kebijakan biodiesel dapat dijalankan secara berkelanjutan dengan menemukan titik temu antara aspek energi, ekonomi, sosial, dan ekologi,” ujar Tommy.
Ia menilai biodiesel merupakan kebijakan strategis dengan dampak luas, sehingga membutuhkan tata kelola yang lebih kuat. Saat ini, pengaturan biodiesel masih banyak bertumpu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sehingga diperlukan penguatan regulasi untuk memberikan kepastian jangka panjang.
Tommy menyebut reformasi tata kelola perlu mencakup pelibatan pekebun sawit mandiri dalam rantai pasok, diversifikasi bahan baku melalui pemanfaatan minyak jelantah, serta penguatan kelembagaan pengelola program biodiesel.
Sementara itu, mewakili Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi, Andi Novianto, mengatakan bahwa implementasi B50 merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik dan perubahan harga minyak dunia.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
