Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Juli 2026 | 02.00 WIB

Menteri ESDM Bahlil Sebut Gas Masela Diprioritaskan untuk Kebutuhan Domestik, Minimal 60 Persen

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (YT ESDM) - Image

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (YT ESDM)

JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, gas yang diproduksi proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Wilayah Kerja (WK) Masela akan diprioritaskan untuk kebutuhan domestik.

“Nanti gasnya 60 persen minimal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan 40 persen maksimal untuk kami melakukan ekspor,” ujar Bahlil dalam acara Groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela yang digelar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7).

Terdapat tiga BUMN, yaitu PLN, PGN, dan Pupuk Indonesia, yang telah menandatangani Heads of Agreement (HoA) sebagai calon "offtaker" atau pembeli domestik.

Sebagian dari gas yang diproduksi, kata Bahlil, akan dipakai untuk pembangunan pabrik pupuk dan blue amonia di Maluku oleh PT Pupuk Indonesia.

Tujuan dari pembangunan industri pupuk di Maluku adalah menciptakan kawasan pertumbuhan ekonomi yang baru dan dampak berganda dari hadirnya proyek LNG Masela.

Selain pembangunan pabrik pupuk dan blue amonia, Bahlil menyampaikan gas yang diproduksi dari proyek Masela juga akan disalurkan kepada PLN, PGN dan beberapa perusahaan swasta.

“Sekaligus untuk meningkatkan nilai tambah dalam rangka mendorong penciptaan nilai ekonomi di daerah,” ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil mengalokasikan 40 persen gas Masela untuk diekspor. Salah satu negara tujuan ekspor dari Masela adalah Jepang.

“Terutama Jepang, karena mereka melakukan investasi. Jadi, kami prioritas negara pilihan pertama dari Inpex adalah Jepang. Apalagi kami kan mitra,” kata Bahlil.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore