
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dalam diskusi "Responsible Downstreaming at Scale: Lessons from North Maluku" di Jakarta, Rabu (3/6). (ANTARA)
JawaPos.com - Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan hilirisasi nikel telah mengubah Maluku Utara dari daerah penghasil sumber daya alam menjadi salah satu kawasan industri dengan pertumbuhan ekonomi tinggi di Indonesia.
"Pertumbuhan ekonomi tahun lalu mencapai 34 persen secara tahunan dan pada triwulan I tahun ini sebesar 19,6 persen," kata Sherly dalam diskusi "Responsible Downstreaming at Scale: Lessons from North Maluku" di Jakarta, Rabu (3/6).
Menurut dia, pengembangan industri hilirisasi nikel telah mendorong investasi, membuka lapangan kerja, membangun infrastruktur industri, serta menghubungkan Maluku Utara (Malut) dengan rantai pasok global kendaraan listrik dan baja nirkarat.
Ia menjelaskan, Maluku Utara telah menjadi salah satu pusat hilirisasi nikel nasional melalui pengembangan kawasan industri seperti Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah yang terintegrasi dari pertambangan hingga pengolahan nikel untuk bahan baku baja nirkarat dan baterai kendaraan listrik.
"Hilirisasi telah mengubah perekonomian Maluku Utara secara signifikan," ujarnya.
Ia mengatakan, Maluku Utara saat ini berkontribusi sekitar seper tujuh produksi nikel global dan menjadi bagian penting dalam rantai pasok mineral kritis dunia. Sherly menilai tahap berikutnya dari pengembangan hilirisasi perlu difokuskan pada penguatan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
"Tahap berikutnya harus fokus pada manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," tuturnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjut dia, mendorong lebih banyak pelaku UMKM lokal masuk ke rantai pasok industri, mulai dari katering, logistik, jasa perawatan, jasa penatu, hingga penyediaan alat keselamatan kerja.
Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat sektor pertanian dan perikanan agar kebutuhan pangan kawasan industri dapat dipenuhi petani dan nelayan lokal.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
