Direktur Utama Arsari Tambang, Aryo P. S. Djojohadikusumo (kanan) bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq (kiri). (Istimewa)
JawaPos.com - Pentingnya menjaga lingkungan tetap sehat di sekitar area pertambangan harus menjadi fokus perusahaan pemilik konsensi. Dengan begitu, kelstarian alam dan kehidupan masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Hal ini juga yang menjadi komitmen PT Mitra Stania Prima (MSP), perusahaan di bawah Arsari Tambang. Perusahaan ini baru saja dianugerahi dua penghargaan bergengsi dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, yakni Proper Emas dan Green Leadership Proper.
MSP dinilai berhasil memenuhi peringkat tertinggi dalam penilaian Proper, berkat kinerja pengelolaan lingkungan yang istimewa, penerapan inovasi sosial, serta komitmen beyond compliance dalam menjalankan operasional perusahaan.
Direktur Utama Arsari Tambang, Aryo P. S. Djojohadikusumo menerima langsung penghargaan ini dari Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq di Sasono Langen Budoyo, kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (7/4).
Aryo mengatakan, perusahaan memiliki komitmen kuat dalam menjaga lingkungan. Sehingga, kehidupan masyarakat di sekitar area operasi bisa terjaga dengan baik.
“Dampak paling nyata yang dirasakan masyarakat adalah kualitas udara yang semakin bersih. Ini merupakan bagian dari komitmen kami menuju net zero, yakni tidak menghasilkan pencemaran udara maupun air. Alhamdulillah, hal ini sudah mulai dirasakan masyarakat sekitar dan ke depan akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.
Aryo menyampaikan, MSP tengah menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja lingkungan, salah satunya melalui penggunaan energi terbarukan secara penuh di fasilitas smelter.
“Insya Allah tahun depan kami menargetkan penggunaan 100 persen renewable energy di smelter. Ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan kualitas lingkungan,” imbuhnya.
Aryo menyampaikan, capaian ini akan diperluas ke sektor hulu. Perusahaan akan mendorong operasional sektor pertambangan akan semakin modern.
“Saat ini unit tambang kami sudah meraih Proper Hijau. Ke depan, kami akan mendorong peningkatan menjadi Proper Emas dengan penggunaan alat berat zero emission dan elektrifikasi di seluruh proses produksi,” jelasnya.
Untuk mewujudkan hal itu, kata Aryo, perlu adanya prinsip integritas yang kuat. Dengan begitu, target perusahaan bisa dicapai.
“Kami melakukan semua ini bukan semata-mata untuk mengejar penghargaan, tetapi sebagai komitmen untuk tidak mencemari lingkungan. Integritas adalah harga mati sekarang dan selamanya,” tandasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
