
Lahan pertambangan milik PT Amman Mineral Internasional Tbk. (dok. AMMN)
JawaPos.com - Kajian yang dilakukan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menemukan bahwa aktivitas PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui peningkatan output, pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB), penciptaan lapangan kerja, serta penguatan posisi fiskal dan neraca eksternal Indonesia.
Sepanjang periode kajian (2018 hingga 2024), kontribusi AMMAN terhadap pembentukan PDB nasional mencapai Rp 173,4 triliun, atau rata-rata Rp 24,8 triliun per tahun, setara sekitar 0,13 persen dari PDB Atas Dasar Harga Berlaku nasional tahun 2024. Selain kontribusi makro, kajian juga menunjukkan dampak sosial ekonomi yang luas.
Menurut Kepala Kajian Natural Resources and Energy Studies LPEM FEB UI, Uka Wikarya, kegiatan usaha AMMAN berperan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di berbagai daerah. "Temuan kajian menunjukkan bahwa kontribusi AMMAN tidak hanya terlihat pada angka-angka makro, tetapi juga pada tingkat rumah tangga dan komunitas. Kegiatan operasional AMMAN menciptakan rangkaian efek berganda yang luas," ujar Uka saat media gathering dan buka puasa AMMAN bersama media, beberapa waktu lalu.
Misalnya, lanjut Uka, kebutuhan penyediaan makanan bagi ribuan karyawan yang turut menghidupkan usaha para petani, peternak, dan penyedia bahan pangan lokal. Begitu pula dengan kebutuhan logistik dan jasa lainnya yang membuka kesempatan kerja di berbagai sektor dan wilayah.
"Inilah yang membuat pertumbuhan ekonomi yang dipicu AMMAN berdampak dengan skala luas dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat," ujar Uka.
Kajian juga mencatat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan pendapatan rumah tangga sebesar Rp 67,6 triliun dalam enam tahun. Peningkatan pendapatan ini turut berkontribusi pada penurunan tingkat kemiskinan nasional sebesar 0,024 hingga 0,098 poin persentase (atau sekitar 80 ribu hingga 206 ribu orang), serta penurunan tingkat pengangguran nasional sebesar 0,012 hingga 0,069 poin persentase (atau sekitar 29 ribu hingga 90 ribu orang).
Pada sisi fiskal, AMMAN juga memberikan kontribusi yang substansial terhadap penerimaan negara. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, total kontribusi fiskal perusahaan, baik pembayaran langsung ke kas negara maupun tidak langsung oleh wajib pajak yang terdampak aktivitas AMMAN, mencapai Rp 39,05 triliun.
Angka tersebut mencakup pembayaran pajak, royalti, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta peningkatan penerimaan fiskal dari sektor-sektor terkait.
Dari perspektif eksternal, aktivitas ekspor AMMAN juga berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap neraca pembayaran Indonesia. Total ekspor perusahaan mencapai USD 10,29 miliar selama periode kajian, yang menghasilkan penghematan devisa bersih sebesar USD 7,66 miliar, atau rata-rata USD1,09 miliar per tahun. Temuan ini mengindikasikan peran AMMAN dalam memperkuat stabilitas eksternal dan cadangan devisa Indonesia.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
