PLN Indonesia Power kembali menghadirkan mobil Green Hydrogen di IIMS 2026, sebagai bukti komitmen dalam pengembangan energi ramah lingkungan. (dok. PLN IP)
JawaPos.com - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memperkuat komitmen pengembangan energi bersih di Tanah Air melalui inovasi ekosistem hidrogen hijau (green hydrogen). Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan, pengembangan green hydrogen merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mempercepat transformasi energi nasional.
"PLN Indonesia Power tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga mengambil peran strategis dalam menghadirkan solusi energi bersih masa depan. Pengembangan green hydrogen menjadi salah satu pilar penting kami dalam mendukung dekarbonisasi sektor transportasi dan industri, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya domestik," ujarnya, dikutip Senin (2/3).
Bernadus mencontohkan keikutsertaan PLN IP di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta, pada 5-15 Februari 2026 lalu, menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi bersih nasional melalui pengembangan ekosistem hidrogen hijau. Dalam ajang itu, PLN IP menampilkan mobil green hydrogen kepada publik sebagai wujud konsistensi perusahaan dalam mengembangkan teknologi energi ramah lingkungan.
"Partisipasi ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkenalkan pemanfaatan hidrogen sebagai energi masa depan sektor transportasi sekaligus mendorong industri otomotif berkelanjutan di Indonesia," jelasnya.
Selain mobil green hydrogen, PLN Indonesia Power juga menampilkan inovasi dan produk pengembangan energi bersih lainnya, antara lain dummy hydrogen refueling station (HRS) dan solar PV. Officer Generation and Project Technology Development PLN Indonesia Power Dindi Wahyu Aldio menambahkan sektor transportasi menyumbang sekitar seperempat emisi karbon dunia, sehingga membutuhkan inovasi berkelanjutan.
"Hidrogen menjadi solusi potensial karena saat digunakan sebagai bahan bakar tidak menghasilkan emisi karbon dan hanya menghasilkan uap air," jelasnya.
Namun, lanjutnya, pengembangan hidrogen tidak bisa berjalan sendiri. "Dibutuhkan sinergi antara industri, pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar ekosistem ini tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan. PLN Indonesia Power telah memulai dari sisi produksi hingga infrastruktur pengisian, dan ke depan kami berharap semakin banyak pihak terlibat untuk bersama-sama menurunkan emisi karbon serta mewujudkan transportasi ramah lingkungan di Indonesia," ujar Dindi.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
