PT Pertamina Patra Niaga membuka 10 titik pengumpulan minyak jelantah atau "U-Collect Box" di Daerah Istimewa Jogjakarta. (ANTARA)
JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga membuka 10 titik pengumpulan minyak jelantah atau "U-Collect Box" di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) untuk memudahkan masyarakat menyetor limbah rumah tangga sekaligus memperoleh saldo rupiah. Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan, program itu bagian dari komitmen perusahaan mendukung pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Melanjutkan keberhasilan di Kota Semarang, kami lanjutkan penempatan 'U-Collect' di Jogjakarta sebagai langkah nyata kami dalam mendorong pengelolaan limbah jelantah yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Taufiq dalam keterangannya, Senin (23/2).
Program "U-Collect" di Semarang, menurut Taufiq, sudah berjalan selama enam bulan dengan total jelantah terkumpul 143.545 liter, dan jumlah rupiah yang terkonversi dari jelantah sebesar Rp 796 juta.
Menurut dia, program itu merupakan inisiatif pengumpulan minyak jelantah yang dapat ditukar menjadi saldo rupiah yang terhubung dengan MyPertamina, dengan nilai mulai dari Rp 5.500 untuk setiap 1 liter minyak jelantah.
Masyarakat, kata dia, dapat berpartisipasi melalui aplikasi MyPertamina dengan memilih menu "sustainability corner", klik opsi ubah minyak jelantah jadi rupiah, pindai kode QR, dan masukkan minyak jelantah ke dalam boks.
Mesin kemudian akan menghitung otomatis jumlah liter dan saldo rupiah akan langsung masuk ke aplikasi. "Melalui mekanisme digital ini, proses penukaran minyak jelantah menjadi lebih praktis, transparan, dan tercatat secara sistem," ujar Taufiq.
Untuk menjangkau masyarakat dari berbagai penjuru Jogjakarta, Taufiq mengatakan pemilihan lokasi-lokasi "U-Collect" mempertimbangkan permukiman, kepadatan penduduk, serta kedekatan dengan pasar dan restoran.
Sepuluh lokasi itu yakni SPBU 41.551.01 Coco Lempuyangan (Gondokusuman), Masjid Jogokariyan, SPBU 44.552.04 Maguwo (Sleman), SPBU 44.551.01 Dukuh (Kota Jogjakarta), SPBU 41.552.02 Coco Cokroaminoto (Tegalrejo).
Berikutnya, SPBU 44.552.08 Monjali (Sleman), SPBU 44.551.18 Piramid (Bantul), SPBU 44.555.35 UII (Sleman), SPBU 41.552.01 Coco Adisucipto (Sleman), dan SPBU 44.552.01 Mulungan Mlati (Sleman).
Salah satu pengguna, Ricca Pricillia, 31, yang merupakan pedagang di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, Masjid Jogokariyan, mengaku terbantu dengan program itu. "Biasanya minyak bekas hanya dibuang, sekarang bisa ditukar jadi rupiah. Prosesnya juga mudah, cukup lewat aplikasi lalu setor di MyPertamina 'U-Collect Box'. Ini sangat bermanfaat dan lebih ramah lingkungan," ujar Ricca.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
