
MedcoEnergi bidik produksi tertinggi sepanjang sejarah pada 2026 dengan target 165-170 mboepd. (MEDC)
JawaPos.com - PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menyampaikan capaian kinerja operasional sepanjang tahun buku 2025 sekaligus menegaskan panduan kinerja perseroan untuk tahun 2026. Adapun laporan keuangan audit tahun 2025 dijadwalkan akan dipublikasikan sesuai ketentuan pelaporan pada akhir Maret 2026.
"Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal," kata Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi dalam keterangannya, dikutip Kamis (29/1).
Dalam panduan kinerja 2026, MedcoEnergi menargetkan produksi minyak dan gas pada kisaran 165–170 ribu barel setara minyak per hari (mboepd). Target tersebut mencerminkan level produksi tertinggi yang pernah dicapai Perseroan sepanjang sejarah operasionalnya.
Sepanjang 2025, realisasi produksi minyak dan gas MedcoEnergi tercatat sebesar 156 mboepd, masih berada dalam rentang panduan yang ditetapkan. Capaian ini ditopang oleh beroperasinya sejumlah proyek baru, khususnya di Blok B Natuna, serta peningkatan kepemilikan dan peran operasional Perseroan di PSC Corridor menjadi 70 persen.
Kinerja produksi juga menunjukkan tren positif pada kuartal IV 2025, dengan produksi mencapai puncak 178 mboepd dan rata-rata kuartalan sebesar 176 mboepd.
Di segmen ketenagalistrikan, Perseroan menargetkan volume penjualan listrik sebesar 4.550 GWh pada 2026, dengan porsi energi terbarukan mencapai 24 persen. Pada tahun 2025, Medco Power berhasil membukukan penjualan listrik sebesar 4.371 GWh.
Pertumbuhan signifikan terutama berasal dari penjualan energi terbarukan yang meningkat sekitar 25 persen, didukung oleh kontribusi dari IPP baru di wilayah Ijen dan Bali Timur.
Dari sisi cadangan dan sumber daya, MedcoEnergi mencatatkan peningkatan cadangan terbukti dan terduga (2P) menjadi 564 juta barel setara minyak (mmboe) pada akhir 2025, naik dibandingkan posisi 493 mmboe pada tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, Indeks Umur Cadangan 2P turut meningkat menjadi 11,4 tahun dari sebelumnya 10,4 tahun.
Selain itu, Sumber Daya Kontinjensi (2C) juga mengalami kenaikan menjadi sekitar 1 miliar barel setara minyak, dari 896 mmboe pada akhir 2024.
Komitmen Perseroan terhadap penciptaan nilai bagi pemegang saham tercermin dari Total Imbal Hasil Pemegang Saham yang mencapai 27 persen sepanjang 2025.
Dalam periode tersebut, MedcoEnergi mengembalikan dana sebesar USD 110 juta kepada pemegang saham, yang terdiri atas pembagian dividen tunai sebesar USD 80 juta serta pelaksanaan pembelian kembali saham senilai USD 30 juta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
