
Kilang Pertamina Internasional lewat proyek RDMP Balikpapan yang disiapkan untuk menghasilkan produk propylene. (Dok. Pertamina)
JawaPos.com - Propylene menjadi salah satu komoditas penting yang memiliki peran strategis pada rantai pasok petrokimia. Lewat proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kilang Balikpapan kini disiapkan untuk menghasilkan produk propylene.
"Sebelum proyek RDMP Balikpapan, Kilang Balikpapan tidak dapat menghasilkan produk petrokimia. Melalui proyek RDMP Balikpapan ini, Kilang Balikpapan akan mampu menghasilkan produk petrokimia berupa propylene dan sulfur," ujar Pjs Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Milla Suciyani, Jumat (5/12).
Milla memaparkan bahwa total produksi petrokimia dari Kilang Balikpapan nantinya diproyeksikan mencapai sekitar 283 ribu ton per tahun, terdiri dari produksi propylene sekitar 225 ribu ton per tahun, dan sisanya produk sulfur.
Produk-produk tersebut akan dihasilkan melalui Unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC), yang menjadi salah satu fasilitas utama hasil pengembangan RDMP Balikpapan. "Untuk memperkuat manajemen inventori produk propylene, KPI juga membangun 8 tangki baru berbentuk bola, yang diperuntukkan untuk menyimpan produk yang berbentuk gas," jelas Milla.
Ia menambahkan bahwa propylene merupakan bahan baku kunci untuk berbagai industri, mulai dari plastik, tekstil, hingga produk kimia lainnya. Dengan tingginya permintaan dalam negeri, kemampuan produksi sendiri menjadi faktor penting untuk memperkuat ketahanan sektor industri nasional.
Propylene yang dihasilkan dari unit RFCC RDMP Balikpapan akan dipasok ke kilang Polytama di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Proyek yang dijalankan oleh PT Polytama Propindo, perusahaan yang berafiliasi dengan KPI ini berfokus pada produksi polypropylene (PP), salah satu jenis plastik termoplastik dengan penggunaan paling luas secara global.
PP banyak dipakai untuk produk kemasan, perlengkapan rumah tangga, otomotif, hingga material konstruksi. Dengan kemampuan memproduksi propylene secara mandiri, Indonesia dapat memangkas ketergantungan impor sekaligus memperkuat kemandirian sektor hilir petrokimia.
"Penambahan produksi ini tentunya akan membantu mengurangi impor produk petrokimia yang memang masih cukup besar," tutup Milla.

Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026, Bruno Moreira Siap Hadapi Teror Bonek!
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026, Kesempatan Terakhir Macan Kemayoran ke Semifinal
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
