
Panel surya, salah satu sumber energi bersih yang mulai banyak digunakan. (GEAPP)
JawaPos.com - Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan politik internasional, transisi menuju energi bersih di negara berkembang semakin mendesak.
Laporan dampak terbaru dari Global Energy Alliance for People and Planet (GEAPP) menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor, antara pemerintah, filantropi, dan swasta, dapat menjadi kunci untuk mempercepat peralihan energi, membuka jutaan lapangan kerja, sekaligus mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Sejak diluncurkan di Konferensi Iklim PBB (COP26) pada 2021, GEAPP mengklaim telah menyalurkan lebih dari USD 503 juta dana katalitik dan berhasil memobilisasi investasi global senilai USD 7,8 miliar.
Hingga kini, 137 proyek di lebih dari 30 negara telah berjalan, dengan target menjangkau 91 juta orang, menciptakan 3,1 juta pekerjaan baru, dan mencegah hampir 300 juta ton emisi karbon.
Salah satu kawasan yang menjadi sorotan adalah Asia Tenggara, di mana kebutuhan elektrifikasi terus meningkat. Namun, kawasan ini masih menghadapi tantangan serius: ketergantungan pada energi fosil, keterbatasan modernisasi jaringan listrik, serta minimnya pembiayaan iklim.
Di sini, GEAPP bersama mitranya telah membuka pembiayaan sebesar USD 1,7 miliar untuk mendukung 37 proyek yang berfokus pada akses energi, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan emisi.
Contoh nyata terlihat di Indonesia, yang kini menjadi semacam laboratorium transisi energi di kawasan. Berbagai proyek percontohan sedang dijalankan, misalnya, sistem penyimpanan energi baterai (BESS) pertama yang terhubung ke jaringan, dipasangkan dengan PLT Angin berkapasitas 72,6 MW.
Proyek tersebut ditargetkan memperkuat keandalan listrik bagi 4,3 juta orang. Lalu ada program De-dieselisasi PLN, yang mengonversi lebih dari 5.000 pembangkit diesel ke energi terbarukan dan proyek PLTS terapung di Batam, yang diharapkan menjadi pionir pemanfaatan energi surya di wilayah kepulauan.
Kemudian masih ada inisiatif REAL di Maluku, yang menghubungkan energi bersih dengan aktivitas ekonomi lokal seperti pendingin ikan bagi nelayan.
Tak hanya itu, GEAPP juga mendukung Just Energy Transition (JET) Indonesia dengan menyediakan keahlian teknis dan pembiayaan campuran. Dukungan ini mencakup perencanaan penghentian bertahap pembangkit batubara, pengembangan peta jalan transisi energi, hingga pilot proyek energi terbarukan berskala besar.
Namun, para ahli mengingatkan bahwa pembiayaan masih menjadi titik lemah utama. “Transisi energi bersih tidak bisa dicapai secara terpisah. Butuh koordinasi antara pemerintah, bank pembangunan, swasta, dan komunitas lokal,” kata Kitty Bu, Wakil Presiden GEAPP Asia Tenggara melalui keterangannya.
Di tingkat kawasan, upaya juga diarahkan ke dalam kerangka ASEAN Power Grid, yang berpotensi menambah lebih dari 13 gigawatt kapasitas energi terbarukan dan memangkas hingga 100 juta ton emisi karbon.
Laporan ini menegaskan bahwa transisi energi di negara berkembang bukan hanya soal teknologi, tetapi juga keadilan sosial dan inklusi ekonomi. Jika dikelola dengan kolaborasi yang kuat, transisi energi bersih tidak hanya mengurangi ketergantungan pada fosil, tetapi juga membuka jalan menuju pembangunan berkelanjutan yang lebih tangguh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022