
BBM campuran Bioetanol 5%. (dok. Holopis)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menargetkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan campuran etanol 20 persen (E20) akan terealisasi pada tahun 2028.
Direktur Jenderal Energi, Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan pelaksanaan program tersebut akan mempertimbangkan dengan kemampuan petani dalam negeri dalam memasok kebutuhan etanol.
“Pokoknya 20 persen (E20) di Januari 2028 nih. Nah tetapi tadi disesuaikan dengan kemampuan lokal,” ujar Eniya saat ditemui di sela acara Pekan Riset Sawit 2026, di Jakarta, Senin (20/7).
Eniya mengatakan, skema yang digunakan untuk implementasi program etanol nantinya akan menggunakan skema mandatori biodiesel dengan melibatkan badan usaha secara luas.
Untuk itu, pemerintah mendorong perusahaan swasta untuk bergotong royong dalam mensukseskan program bioetanol melalui pembangunan sejumlah pabrik yang diperuntukan untuk memproduksi bahan baku.
“Itu segera semua swasta juga kita akan modelkan mandatori seperti biodiesel. Jadi swasta itu boleh dan sangat kita dorong untuk dia bisa menghasilkan pabrik-pabrik itu,” ucapnya.
Eniya mengatakan, pembangunan pabrik bioetanol sebenarnya bukan kendala utama karena dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun. Tantangan terbesar justru memastikan ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, pemerintah telah mengidentifikasi sedikitnya tiga sumber bahan baku utama yang akan dikembangkan, yakni tebu melalui produk samping molases, singkong jenis mukibat yang tidak bersaing dengan kebutuhan pangan, serta limbah tongkol jagung.
"Semakin banyak kita memproduksi gula maka semakin banyak bioetanol yang dihasilkan. Begitu juga semakin banyak produksi jagung, semakin besar potensi bioetanol yang bisa kita peroleh," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Getafe vs Lugano: Tamu Datang dengan Modal Positif
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Kairat vs Panathinaikos: Wakil Yunani Diunggulkan, Duel Sengit di Kazakhstan
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Prediksi OFI Crete vs Bayer Leverkusen: Tuan Rumah Terpuruk, Tim Tamu Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022