
Pengendara mengisi BBM di SPBU Shell di Kawasan Rawamanggun, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Mayoritas Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Swasta masih langka. Salah satunya, disebabkan oleh sejumlah badan usaha pengelola yang belum menyerap BBM berupa base fuel dari PT Pertamina (persero).
Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman menyampaikan bahwa BBM impor yang bisa diserap oleh SPBU swasta akan tiba di Indonesia pada Kamis (2/9) mendatang.
"Untuk kebutuhan badan usaha lainnya ada di kargo kedua yang akan tiba tanggal 2 Oktober," kata Laode Sulaeman kepada JawaPos.com, Selasa (30/9).
Meskipun SPBU swasta belum menyerap stok base fuel dari Pertamina dan masih terpantau tak menjual BBM. Namun, seluruhnya telah menetapkan kenaikan harga yang berlaku mulai 1 Oktober 2025.
Melansir laman resmi BP AKR, kenaikan harga BBM pada awal Juli 2025 ini salah satunya dipengaruhi oleh harga minyak mentah dunia yang terkoreksi.
"Harga bahan bakar BP dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan fluktuasi harga minyak mentah dunia," tulis informasi dalam laman resmi SPBU BP, Rabu (1/10).
BBM jenis BP Ultimate mengalami kenaikan Rp 300 per liter, dari sebelumnya Rp 13.120 menjadi Rp 13.420 per liter. Sementara untuk BBM jenis BP Ultimate Diesel, mengalami kenaikan Rp 130 per liter, dari sebelumnya Rp 14.140 menjadi Rp 14.270 per liter.
Kompak seperti BP, harga BBM di SPBU Shell juga ditetapkan naik. Meliputi, harga BBM jenis Shell Super yang dibanderol Rp 12.890 per liter dari sebelumnya sebesar Rp 12.580 per liter.
Kemudian, BBM jenis Shell V-Power juga tercatat naik menjadi Rp 13.420 per liter dari sebelumnya sebesar Rp 13.140 per liter. Sementara itu, untuk BBM jenis Shell V-Power Diesel naik menjadi Rp 14.270 per liter dari sebelumnya Rp 14.130 per liter, dan BBM jenis Shell V-Power Nitro+ naik menjadi Rp 13.590 per liter dari sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 13.300 per liter.
Tak hanya Shell dan BP, harga BBM yang naik juga berlaku di SPBU Vivo. Dikutip dari akun Instagram resminya, BBM jenis Revvo 90 dijual Rp 12.810 per liter dari sebelumnya sebesar Rp 12.530 per liter. BBM Revvo 92 naik menjadi Rp 12.890 per liter dari sebelumnya Rp 12.610 per liter, Revvo 95 naik menjadi Rp 13.420 per liter, dan Diesel Primus Plus naik sebesar Rp 14.270 per liter.
Lebih lengkap, berikut ini daftar harga BBM terbaru di SPBU BP, Shell dan Vivo per 1 Oktober 2025:
SPBU Vivo
Revvo 90 Rp 12.810 per liter
Revvo 92 Rp 12.890 per liter
Revvo 95 Rp 13.420 per liter
Diesel Primus Plus Rp 14.270 per liter
SPBU Shell
Shell Super: Rp 12.890 per liter
Shell V-Power: Rp 13.420 per liter
Shell V-Power Diesel: Rp 14.270 per liter
Shell V-Power Nitro+: Rp 13.590 per liter
SPBU BP
BP Ultimate: Rp 13.420 per liter
BP 92: Rp 12.890 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp 14.270 per liter

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
