Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 06.47 WIB

Komitmen pada ESG, Nickel Industries Ciptakan Ekonomi Sirkular dan Perkuat SDM Lokal

ILUSTRASI. Daur ulang sampah. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

ILUSTRASI. Daur ulang sampah. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Nickel Industries mengadakan Pelatihan Daur Ulang Sampah sebagai bagian dari program Makarti Lestari Olah Sampah, pada Rabu (13/8). Pelatihan ini melibatkan kelompok binaan yang mayoritas diikuti oleh ibu – ibu rumah tangga yang merupakan kader dan anggota bank sampah. 

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan mengubah sampah anorganik menjadi produk kreatif bernilai jual. Selain membantu mengurangi timbunan sampah, program ini juga membuka peluang usaha baru yang ramah lingkungan di tingkat desa.

Industrial Process Sustainability Lead Nickel Industries, Chrisma Virginia menjelaskan bahwa program kepedulian terhadap lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, merupakan salah satu flagship program perusahaan yang tidak hanya dirancang untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Menurutnya, pengelolaan sampah yang tepat dapat menjadi sumber nilai ekonomi baru sekaligus pintu masuk pemberdayaan komunitas lokal.

“Kepedulian lingkungan tidak bisa dilepaskan dari pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan daur ulang, kami tidak hanya membantu mengurangi beban lingkungan, tetapi juga membekali warga dengan keterampilan praktis yang mampu membuka peluang ekonomi baru. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen kami dalam mewujudkan keberlanjutan pemangku kepentingan di sekitar operasi kami melalui ekonomi sirkular,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (15/8).

Tidak hanya berfokus dalam komitmen pengelolaan sampah bersama masyarakat, Nickel Industries juga mengadakan penguatan kapasitas mahasiswa Penerima Beasiswa Nickel Industries. Kegiatan ini diikuti oleh 20 Penerima Beasiswa Batch 1 serta Batch 2 atau Angkatan Lentera Nusa 25 yang diterima di 5 fakultas berbeda di Universitas Hasanuddin (UNHAS).

Mining Sustainability Lead PT Hengjaya Mineralindo, Harry Cahyono menjelaskan bahwa penerima Beasiswa Nickel Industries Batch 2, yang dikenal sebagai Angkatan Lentera Nusa 25, telah melalui proses seleksi yang ketat dan berlapis. Beasiswa ini merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang yang dirancang untuk melahirkan generasi muda Morowali yang tidak hanya berpendidikan tinggi, tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

"Melalui kegiatan penyambutan yang diselenggarakan Nickel Industries, para penerima beasiswa diharapkan mendapatkan dorongan motivasi, kepercayaan diri, dan semangat belajar yang tinggi, sehingga kelak mereka kembali dengan membawa ilmu, pengalaman, serta tekad kuat untuk membangun daerah asal. Kehadiran Angkatan Lentera Nusa 25 menjadi simbol harapan baru, sekaligus keyakinan bahwa masa depan Morowali akan semakin cerah dan berdaya saing," tuturnya. Kedua kegiatan ini menjadi wujud nyata penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara terpadu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore