
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam acara halalbihalal purnawirawan TNI-Polri di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5). (Folly Akbar/Jawapos)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menargetkan agar Indonesia tidak akan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam lima tahun pemerintahan. Hal itu dia sampaikan dalam acara halalbihalal purnawirawan TNI-Polri di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5).
Awalnya, Prabowo menyinggung komoditas andalan Indonesia yakni kelapa sawit yang diinginkan berbagai negara. "Kita punya nikel, bauksit, kelapa sawit sudah jadi komoditas kritis, setiap kita ke negara mana, mereka minta," ujar Prabowo.
Kelapa sawit, lanjutnya, memiliki banyak produk turunan. Salah satunya biodisel.
Atas dasar itu, dia menilai Indonesia harus memaksimalkannya. Sehingga tidak perlu impor BBM.
"Negara kita sesungguhnya tidak perlu impor BBM, hampir 40 miliar dolar (AS) satu tahun. Padahal kita sebenarnya tidak perlu impor," imbuhnya.
Untuk itu, dia bertekad untuk menghentikannya. "Dalam pemerintahan yang saya pimpin, dalam lima tahun yang akan datang harus swasembada BBM, swasembada energi," kata dia.
Meski Prabowo yakin, ada banyak pihak yang meragukan cita-citanya. "Nanti ada yang bertanya apa bisa? Harus bisa. Merdeka atau mati! Berdiri di atas kita sendiri kita tidak mau jadi kacungnya bangsa lain, kalau yang mau silakan, saya tidak mau," tegas Prabowo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
