
Ilustrasi petugas SPBM Pertamina tengah melayani pembelian pelanggan. (Istimewa)
JawaPos.com - Tak hanya dibanding Malaysia, harga penjualan pokok (HPP) bahan bakar minyak di Indonesia rupanya juga lebih mahal ketimbang di Amerika Serikat (AS) dan Australia. Bahkan, kualitas BBM di AS dan Australia tersebut lebih bagus dan ramah lingkungan daripada kualitas BBM di Indonesia.
Demikian penjelasan dari Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin, dalam webinar Rabu (29/4). Puput, panggilan Safrudin, membandingkan bensin di AS jenis RON 95 berkadar sulfur maksimum 10 ppm (standar EURO 6), dengan bensin RON 98 berkadar sulfur maksimum 50 ppm (standar EURO 4) atau jenis Pertamax Turbo.
Harga bensin jenis RON 95/S10ppm di AS di tingkat SPBU sekitar USD 1,77 per galon, atau sekitar USD 0,46 per liter, setara Rp 7.168 per liter. Jika dirinci, maka komponen pembentuk harganya terdiri dari pajak, biaya distribusi, biaya pengilangan, dan minyak mentah.
Sehingga, harga pokoknya sekitar Rp 2.600 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Turbo di SPBU dibanderol Rp 9.850 per liter.
Jika dirinci, maka komponen pembentuk harga ini terdiri dari alpha, Pajak BBM 5 persen, serta PPN 10 persen. Sehingga diperoleh harga pokok sebesar Rp 7.387,50 per liter.
"Di Amerika, untuk standar EURO 6 harga pokoknya sekitar Rp 2.600 per liter untuk RON 95/S10ppm. Masa (harganya) hanya sepertiga dari harga pokok bahan bakar yang standarnya EURO 4?" kata Puput heran.
Apalagi jika dibandingkan dengan Australia, yang juga sudah standar EURO 6, Puput menilai harga pokok BBM di Indonesia terlalu mahal. Harga pokok bensin RON 95/S10ppm di Australia hanya Rp 1.529,14.
"Kualitas lebih bagus, harga seperlima dari Indonesia," katanya.
Puput pun merasa, pengambil kebijakan tidak transparan dalam memformulasikan harga BBM. Sehingga, ketika harga minyak dunia anjlok, publik pun tidak merasakan keuntungan secara adil.
"Kenapa di negara yang menganut ekonomi Pancasila, tetapi praktiknya lebih liberal, lebih kapitalis dibandingkan negara-negara tersebut?" pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
