
BPH Migas dan PGN melakukan monitoring langsung penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito. (Istimewa)
JawaPos.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta kini mengandalkan gas bumi sebagai sumber energi utama untuk menunjang operasional layanan kesehatan yang berjalan 24 jam nonstop.
Pasokan energi bersih itu disuplai PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina.
Saat ini, RS Sardjito menggunakan gas bumi dengan volume sekitar 30.000 meter kubik per bulan. Energi itu dimanfaatkan untuk mengoperasikan peralatan boiler atau pemanas serta memenuhi kebutuhan dapur rumah sakit.
Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Arief Wardono menegaskan, penyaluran gas bumi kepada pelanggan PGN, baik sektor komersial maupun rumah tangga, saat ini berada dalam kondisi aman tanpa gangguan operasional.
Khusus untuk RS Sardjito, BPH Migas memastikan pasokan gas bumi mampu menopang aktivitas vital rumah sakit secara berkelanjutan.
“Untuk fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit, keandalan pasokan energi menjadi hal krusial. Karena itu kami meminta PGN terus memberikan layanan gas bumi yang prima dan sesuai kebutuhan RS Sardjito,” ujar Arief dalam keterangannya, Minggu (25/1).
Ke depan, layanan penyaluran gas bumi ke RS Sardjito akan memasuki fase transisi dari PGN Gagas ke PGN, dengan tetap menjaga kualitas, keamanan, dan konsistensi pasokan.
Adapun penyaluran gas bumi dilakukan menggunakan skema beyond pipeline berupa Compressed Natural Gas (CNG) yang disuplai oleh PT Gagas Energi Indonesia, anak usaha PGN. PGN pun menegaskan komitmennya menjaga pasokan gas bumi yang aman dan andal bagi RS Sardjito.
Sementara itu, Area Head PGN Semarang, Sugiyanto Eko Cahyono, menyebut PGN hadir sebagai mitra strategis sektor kesehatan dalam mewujudkan operasional rumah sakit yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
"Melalui sinergi dengan pemerintah, salah satunya BPH Migas, PGN berkomitmen menyediakan layanan energi yang aman dan tersedia 24 jam, sehingga rumah sakit dapat fokus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada saat yang sama, Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito, Riat El Khair, mengungkapkan bahwa penggunaan gas bumi membawa dampak signifikan, baik dari sisi efisiensi maupun keberlanjutan lingkungan.
“Penggunaan gas bumi mampu menurunkan biaya energi hingga sekitar 30 persen dibandingkan bahan bakar sebelumnya. Selain itu, ini sejalan dengan komitmen rumah sakit menuju pengelolaan lingkungan yang lebih hijau,” jelasnya.
Untuk diketahui, hingga saat ini, PGN telah melayani 3.517 Sambungan Rumah (SR) serta pelanggan kecil, UMKM, dan komersial di wilayah Yogyakarta. Ke depan, PGN berkomitmen terus mengembangkan jaringan gas bumi di daerah tersebut agar manfaat energi bersih dapat dirasakan lebih luas, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional dan pelayanan publik yang berkualitas.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
