Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 02.42 WIB

Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan Pasca Banjir di Bali, PLN IP Pastikan 3 Pembangkit Tetap Beroperasi

PLN IP memastikan bahwa PLTDG Pesanggaran, PLTG Gilimanuk, dan PLTGU Pemaron tetap beroperasi optimal. (ANTARA) - Image

PLN IP memastikan bahwa PLTDG Pesanggaran, PLTG Gilimanuk, dan PLTGU Pemaron tetap beroperasi optimal. (ANTARA)

JawaPos.com - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus hadir langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di Bali. Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, menyampaikan kehadiran PLN IP membantu masyarakat terdampak banjir, bukan hanya soal menjaga sistem kelistrikan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.

"Kami tidak hanya menjaga keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga memastikan bahwa PLN Indonesia Power hadir secara nyata di tengah masyarakat. Dalam situasi darurat seperti banjir di Bali, kami bergerak cepat, tidak hanya memulihkan sistem, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami sebagai perusahaan energi nasional," ujarnya, dikutip dari Antara, Selasa (16/9).

Menurut dia, sejak hari pertama banjir melanda pada 9 September 2025, tim tanggap darurat PLN IP langsung diterjunkan ke lapangan. Di wilayah Tanah Kilap, PLN IP menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada warga yang kesulitan akses makanan.

PLN IP juga berkolaborasi dengan pihak lainnya untuk menyalurkan obat-obatan dan makanan ke titik-titik terdampak seperti Jalan Pulau Misol dan Jalan Nusakambangan. Tim PLN IP juga turut membantu proses evakuasi warga untuk memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah kondisi darurat.

Di sisi pembangkitan, ujar Bernadus, PLN IP memastikan bahwa PLTDG Pesanggaran, PLTG Gilimanuk, dan PLTGU Pemaron tetap beroperasi optimal. Ketiga pembangkit ini menjadi tulang punggung sistem kelistrikan Bali, yang menyuplai daya ke objek vital seperti bandara, rumah sakit, dan kantor pemerintahan yang tetap beroperasi di tengah bencana.

Sebagai unit operasional di wilayah terdampak, PLN IP Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali berperan strategis dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan dan mendukung masyarakat secara langsung. Senior Manager PLN IP UBP Bali I Made Harta Yasa menegaskan pentingnya peran lokal dalam menghadapi situasi darurat.

"Kami memahami bahwa Bali memiliki karakteristik beban listrik yang dinamis, terutama karena dominasi sektor pariwisata. Namun dalam kondisi darurat seperti ini, prioritas kami adalah menjaga keandalan sistem dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses listrik yang aman dan stabil. Di saat yang sama, kami juga hadir langsung membantu warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas," ujarnya.

Bernadus menambahkan, aksi PLN IP dalam penanganan banjir di Bali menjadi bukti bahwa perusahaan energi tidak hanya berperan dalam aspek teknis, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. "Melalui sinergi antara keandalan pembangkit dan kepedulian sosial, PLN IP menunjukkan bahwa energi yang dihasilkan bukan hanya untuk membangkitkan listrik, namun juga menyalakan harapan untuk masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore