
Salah satu kegiatan Gemah Karsa di PGE Area Kamojang, produksi pupuk organik GeO-Fert yang diolah dari limbah pertanian dan dikeringkan menggunakan uap panas bumi. (dok. PGEO)
JawaPos.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Area Kamojang, Jawa Barat, meluncurkan inisiatif pertanian berkelanjutan yang mengintegrasikan pemanfaatan energi panas bumi untuk mendukung produktivitas pertanian dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Program yang dinamakan Gemah Karsa (Geothermal Empowerment for Maximizing Agriculture through Kamojang Responsible and Sustainable Farming) ini meliputi pembibitan tanaman dengan memanfaatkan uap panas bumi sebagai pemanas alami.
Selain itu, pengembangan sistem air bersih pertanian melalui jaringan perpipaan dan teknologi penyaringan ultrafiltrasi bertenaga surya (PLTS). Serta, produksi pupuk organik GeO-Fert yang diolah dari limbah pertanian dan dikeringkan menggunakan uap panas bumi. Ketiga komponen tersebut dirancang secara terintegrasi untuk membentuk ekosistem pertanian yang tangguh, efisien, dan rendah emisi karbon.
Tidak hanya membawa inovasi teknologi terbarukan, Gemah Karsa juga menghasilkan dampak sosial dan lingkungan yang terukur. Salah satunya, mengurangi emisi hingga 4.556,2 ton CO₂, serta mengolah 24,96 ton sampah organik pertanian menjadi pupuk organik.
Program ini juga memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar seperti membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, serta memberikan akses air bersih kepada lebih dari 900 warga lokal. "Kami percaya bahwa energi panas bumi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui Gemah Karsa, kami menghadirkan solusi pertanian berkelanjutan yang mendorong pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab dan ramah lingkungan," kata General Manager PGE Area Kamojang, I Made Budi Kesuma Adi Putra, dalam keterangannya, Senin (7/7).
Berkat inisiatif ini, PGE Area Kamojang kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional dalam ajang Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2025 yang diselenggarakan oleh Enterprise Asia di Bangkok, Thailand, Jumat (27/6). PGE Area Kamojang meraih penghargaan sebagai The Winner kategori Social Empowerment.
AREA merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan di Asia atas praktik bisnis bertanggung jawab yang memberi dampak sosial positif. Kategori Social Empowerment ditujukan bagi inisiatif yang berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
Penghargaan ini memperkuat komitmen PGE Area Kamojang dalam mendukung transisi energi bersih, yang tidak hanya berfokus pada pembangkitan listrik, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar melalui pemanfaatan energi secara berkeadilan dan berkelanjutan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022