Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 April 2018 | 19.28 WIB

Kenaikan Harga BBM Pertalite Picu Inflasi Maret 2018

BBM Pertalite naik harga Rp 200 per liter. - Image

BBM Pertalite naik harga Rp 200 per liter.

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,20 persen. Angka itu naik dibanding bukan sebelumnya sebesar 0,17 persen.


Dari angka inflasi itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax series yang mengalami kenaikan turut memberi kontribusi besar dalam kenaikan inflasi.


Seperti diketahui, Pertamax series mengalami kenaikan sebesar Rp 200-Rp 300 per liter. Sementara itu Pertalite baru saja naik Rp 200 per liter pada bulan lalu.


"Untuk sektor transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,28 persen dan andilnya 0,05 persen. Andilnya ini dari kenaikan bensin. Kita tahu ada kenaikan Rp 300 liter untuk Pertamax. Kemudian Pertalite sebesar Rp 200. Kenaikan Pertalite ini bisa dipastikan memberikan andil terhadap inflasi pada tahun depan," jelas Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Jakarta, Senin (2/4).


Selain itu, komoditas bahan makanan khususnya cabai merah, bawang merah dan putih, serta cabai hijau turut menyumbang inflasi sebesar 0,05 persen.


"Pertama cabai, terutama cabai merah andilnya 0,07 persen. Bawang merah dan putih sebesar 0,04 persen. Persoalannya karena cuaca. Kemudian cabai rawit 0,02 persen dan beberapa sayuran kontribusinya 0,01 persen," tuturnya.


Di sisi lain, ada beberapa komoditas bahan makanan yang turun. Pertama beras, pada Maret ini mengalami penurunan dan andilnya terhadap deflasi sebesar 0,10 persen. Ikan segar sebesar 0,03 persen dan beberapa sayuran yang memberikan andil 0,01 persen.


"Untuk makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau inflasi 0,26 persen. Sumbangannya 0,04 persen. Yang menyumbang ini dominan adalah rokok kretek filter 0,01 persen," kata Kecuk.


"Sandang 0,36 persen andilnya 0,02 persen. Komoditas yang dominan di sana itu kenaikan emas atau perhiasan. Kita tahu harga di pasaran internasional mengalami kenaikan, sehingga emas memberikan andil 0,01 persen," pungkasnya.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore