Photo
JawaPos.com - Properti kian bertumbuh. Hampir semua segmen menunjukkan tren positif. Salah satunya, hunian vertikal.
Untuk mempertahankan animo pasar yang baik, para pengembang pun gencar menggelar pameran. Tidak hanya secara daring, tapi juga luring.
Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan bahwa data penjualan propertinya selama semester I tahun ini menunjukkan pergeseran. Kontribusi apartemen meningkat. Bahkan, hampir mencapai 50 persen.
"Sudah mulai mengejar penjualan rumah tapak. Padahal, tahun lalu kontribusinya hanya 30 persen," ungkapnya dalam konferensi pers Pakuwon Group Property Festival Rabu (20/7).
Tren tersebut sebenarnya terbaca sejak kuartal I. Perusahaan mencatat marketing sales senilai Rp 380 miliar.
Sebanyak 48 persen di antaranya disumbang oleh hunian high rise. Sedangkan 52 persen datang dari penjualan rumah tapak.
Sutandi mengatakan bahwa potensi penjualan hunian vertikal masih besar. Karena itulah, dia menggencarkan pameran.
Selain sebagai ajang promosi, pameran penting untuk menggenjot kinerja penjualan. Setiap kali pameran, dia mengaku bisa meraup penjualan senilai Rp 200 miliar.
"Karena itu, kami terus berupaya memperkenalkan produk kami. Meski promosi online makin diminati, tapi peran pameran fisik seperti ini penting," ungkapnya.
General Manager Marketing Pakuwon Group Hario Utomo mengakui, kenaikan penjualan apartemen memang dialami oleh semua pengembang. Faktor penting yang membedakannya adalah lokasi.
Apartemen di kompleks pusat perbelanjaan lebih cepat laku. Seiring pulihnya kinerja mal, hunian vertikal di sana juga kian dilirik.
"Kebanyakan membeli untuk hunian kedua. Jadi, mereka tinggal di sana selama weekend atau liburan, dan mal sebagai tempat bermain mereka," paparnya.
Terpisah, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono mengungkapkan bahwa penjualan high rise belum memuaskan. Hingga paro pertama 2022, pihaknya belum mencapai 50 persen target. Sisa enam bulan akan digunakan maksimal untuk menggenjot penjualan.
Saat ini, kontribusi terbesar perusahaan Archied masih rumah tapak. Pada semester pertama, penjualannya sudah 60 persen dari target tahunan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
