
Photo
JawaPos.com - Presiden Islamic Development Bank (IsDB) Dr. Muhammad Sulaiman Al-Jasser menyampaikan apresiasi atas kinerja ekonomi Indonesia, di tengah kondisi global yang sangat bergejolak. Penyataan ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani usai melakukan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Islamic Development Bank di Washington D.C, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (14/10).
"IsDB juga menyatakan komitmen penuh akan terus mendukung Indonesia melalui pembiayaan pembangunan serta mengajak Indonesia untuk memainkan peran yang lebih besar di IsDB," kata Sri Mulyani dalam akun Instagram resminya, dikutip Minggu (16/10).
Ia juga mengungkapkan, Presiden IsDB berkomitmen akan melakukan peningkatan kontribusi modal maupun penambahan jumlah staf asal Indonesia di perusahaan yang dipimpinnya.
Selain itu, Presiden IsDB dan Bendahara Negara Indonesia juga sepakat soal pentingnya kerja sama negara anggota IsDB soal ketahanan pangan dan ketersediaan pupuk.
"Dalam hal ketahanan pangan dan ketersediaan pupuk, kami sepakat pentingnya peningkatan kerja sama di bidang pertanian dan rantai nilai pangan (food value chain) diantara negara anggota IsDB," ungkapnya.
Kepada Sri Mulyani, Presiden IsDB juga menyatakan bahwa selama ini pihaknya telah membantu Indonesia melalui pembiayaan infrastruktur berbagai bidang termasuk pembangunan lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan dan infrastruktur ekonomi lainnya.
"Indonesia berharap kerja sama tersebut dapat diperluas ke sektor ekonomi lain, termasuk dukungan sektor perumahan bagi masyarakat serta pengembangan industri halal di Indonesia," pungkas Menkeu.
Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan apresiasinya kepada Sri Mulyani tentang kinerja ekonomi Indonesia.
"Kristalina memberikan apresiasi kepada Indonesia yang meraih pertumbuhan tinggi dengan kondisi stabilitas politik dan fundamental ekonomi yang kuat, ditengah kondisi dunia yang berat," kata Sri Mulyani.
Pujian itu bahkan disampaikan juga secara langsung oleh Kristalina melalui akun Instagram pribadinya @kristalina.georgiva. Dalam unggahannya, bos IMF itu mengungkapkan kabar baik tentang kondisi ekonomi Indonesia di tengah isu resesi yang membuat ekonomi global gelap gulita.
"#Indonesia remains a bright spot in a worsening global economy! Indonesia menjadi titik terang di tengah ekonomi global yang gelap gulita!," katanya melalui akun Instagram resmi seperti dikutip, Minggu (16/10).
Sebelumnya, Kristalina sempat memberi peringatan soal peningkatan risiko resesi global karena ekonomi maju melambat dan inflasi yang lebih cepat. Kondisi tersebut memaksa Federal Reserve atau The Fed untuk terus menaikkan suku bunga serta menambah tekanan utang pada negara-negara berkembang.
"Di Amerika Serikat, ekonomi terbesar di dunia, pasar tenaga kerja masih sangat kuat tetapi kehilangan momentum karena dampak dari biaya pinjaman yang lebih tinggi 'mulai menggigit'," ujarnya.
Dia memprediksi perekonomian dunia akan mengalami kerugian hingga USD 4 triliun hingga 2026. Pada saat yang sama, katanya, pembuat kebijakan tidak dapat membiarkan inflasi menjadi 'kereta pelarian'.
Menurutnya, dukungan fiskal harus tepat sasaran sehingga tidak memicu inflasi. Georgieva juga menilai dunia perlu membantu negara-negara berkembang dan berkembang sangat terpukul oleh pengetatan kondisi keuangan.
Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2022 tercatat 5,44 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan kuartal I tahun 2022 yang hanya mencapai 5,01 persen. Sementara itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2022 bisa mencapai 5,2 persen (yoy).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
