
Pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Februari 2019 tetap terkendali (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Menabung adalah cara paling mudah mengumpulkan uang karena bisa dilakukan di mana saja dan tidak perlu proses yang rumit. Namun seiring dengan perkembangan zaman dan kondisi ekonomi, ternyata nabung tak cukup untuk menutupi kebutuhan yang semakin lama makin tinggi.
Banyak masyarakat yang belum sadar bahwa kegiatan menabung tidak mencukupi untuk menutup kebutuhan mereka. Hal ini karena menabung di masa sekarang tidak seimbang dengan kebutuhan yang terus meningkat.
Lalu, apa yang harus dilakukan? Sebelum itu, ketahui terlebih dahulu alasan kenapa menabung saja tak cukup untuk memenuhi kebutuhan masa depan seperti dikutip dari Cermati.com, Minggu (10/11).
Penyebab Kenapa Menabung Saja Tidak Cukup untuk Keuangan Anda
Bisa dibilang tabungan hanya dapat memenuhi kebutuhan dalam waktu yang singkat saja, misalnya untuk satu atau dua tahun ke depan. Padahal ada kebutuhan buat jangka waktu panjang yang tak bisa ditutup melalui tabungan.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan menabung tidaklah cukup untuk keuangan Anda, di antaranya adalah:
1. Kondisi Ekonomi dan Inflasi
Keadaaan ekonomi sekarang bisa dibilang berbeda jauh dengan 5 atau 10 tahun belakangan. Jika dahulu dengan uang 1000 rupiah bisa membeli banyak barang, maka lain halnya sekarang yang mungkin hanya bisa membeli satu jajanan saja.
Tak lain dan tak bukan, hal ini dipengaruhi oleh krisis ekonomi, ketidakpastian, dan faktor inflasi. Inflasi secara sederhana adalah kenaikan harga dalam satuan waktu.
Hadirnya inflasi membuat kebutuhan semakin tinggi sehingga jumlah tabungan saat ini tidak bisa mencukupi. Harga yang naik membuat menurunnya nilai uang.
Inflasi bisa disebabkan oleh banyak hal, namun berdampak langsung pada kondisi keuangan masyarakat. Kondisi ekonomi serta faktor inflasi menjadikan tabungan bank yang ada saat ini tidak mencukupi.
2. Adanya Kesenjangan Ekonomi
Selain kondisi ekonomi yang tidak pasti dan cenderung memburuk, kesenjangan ekonomi masih menjadi hambatan dalam keuangan. Di Indonesia kesenjangan ekonomi antara satu warga dengan lain begitu besar. Sehingga tidak semua masyarakat meningkatkan kondisi keuangannya.
Karena ekonomi yang tidak merata juga menjadikan sebagian masyarakat golongan menengah ke bawah hanya mengenal tabungan. Padahal bisa mencoba tindakan lain seperti investasi.
Hal ini jelas berbeda dengan masyarakat menengah ke atas yang sudah bisa menikmati investasi dan hasilnya. Itu membuat masyarakat golongan atas memiliki hidup lebih enak dibanding masyarakat kelas menengah ke bawah.
Selain itu masyarakat kelas atas memiliki akses yang banyak pada berbagai investasi. Sehingga memiliki tingkat kekayaan yang meningkat dari tahun ke tahun.
3. Pendapatan yang Tak Seimbang dengan Pengeluaran
Meski Anda memiliki pendapatan yang tinggi dan kadang diselingi oleh naik gaji, nyatanya kebutuhan yang semakin meningkat membuat uang tabungan Anda tidak mencukupi. Hal ini juga masih berkaitan dengan inflasi.
Contohnya, meski seseorang mengalami kenaikan gaji 7-10 persen setiap tahun, namun jika tiap tahun harga barang dan jasa meningkat, maka membuat ketidakseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Artinya pendapatan tetap tak sebesar nominalnya karena harga-harga barang juga telah mahal.
Selain harga barang, harga properti dan jasa juga memengaruhi ketidakseimbangan antara pendapatan serta pengeluaran. Kalangan analis ekonomi menilai generasi milenial ke depan akan sulit membeli rumah karena hal ini.
Selain Menabung, Lalu Apa yang Seharusnya Dilakukan?
Bila menabung tidak cukup, maka ada beberapa kegiatan lain yang bisa dilakukan buat memenuhi kebutuhan ekonomi dan juga mempersiapkan langkah untuk jangka panjang Anda ke depan. Oleh sebab itu, jika mengandalkan tabungan saja, tentu saja tidak akan cukup untuk memenuhinya.
Maka, lakukan diversifikasi simpanan uang yang tidak hanya berupa tabungan, tapi juga investasi. Investasi, meski jumlahnya kecil bisa memberi Anda keuntungan yang positif dibanding hanya sekadar menabung yang sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor di atas.
Saat ini investasi sudah dilakukan oleh setiap orang dengan mudah, seperti investasi pada emas atau P2P Lending. Dengan investasi, maka Anda bisa merencanakan masa depan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
