Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Januari 2020 | 00.03 WIB

Ketegangan Timur Tengah Meningkat, Pertamina Tarik 5 Pekerja di Irak

TAK BERBENTUK: Mobil yang dinaiki Qasem Soleimani terbakar setelah ditembak  dengan misil yang dilepaskan sebuah drone di kawasan Bandara Internasional Baghdad kemarin (3/1). (IRAQI  MILITARY/AFP) - Image

TAK BERBENTUK: Mobil yang dinaiki Qasem Soleimani terbakar setelah ditembak dengan misil yang dilepaskan sebuah drone di kawasan Bandara Internasional Baghdad kemarin (3/1). (IRAQI MILITARY/AFP)

JawaPos.com - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memanas membuat PT Pertamina (Persero) melakukan langkah antisipasi guna mengamankan para pekerja. Sebagian pekerja BUMN energi itu saat ini bekerja di kawasan timur tengah untuk mengelola lapangan di sana.

VP Coorporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengungkapkan, perseroan telah mengamankan para pekerja yang mengelola aset di Irak, tepatnya di lapangan West Qurna 1. Di lapangan tersebut, bertindak selaku operator adalah Exxon.

Lima pekerja perseroan yang diamankan akan ditempatkan di Dubai terlebih dahulu. Mereka akan kembali bekerja di Irak segera setelah kondisi lebih kondusif.

"Hanya kami menarik pekerja Pertamina dari lapangan di irak," ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Sabtu (11/1).

Fajriyah menjelaskan, saat ini pekerjaan pengeboran dan penyaluran tetap dilakukan, namun diawaki oleh staf-staf setempat. Ia mengatakan, perusahaan akan tetap menjaga kerja sama dengan para investor.

"Kami tetap berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dan terpilih dalam pengelolaan sumber daya di Irak," tuturnya.

Meskipun demikian, perseroan belum mengubah target dan rencana di tahun ini, termasuk untuk mengakuisisi blok migas tahap produksi di Timur Tengah. Adapun blok migas yang tengah diincar Pertamina berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

"Masih dalam kajian," katanya.

Di sisi lain, proyek dengan Abu Dhabi National Company (ADNOC) di Kilang Balongan, serta kerja sama impor LPG dengan ADNOC akan segera direalisasikan. Diperkirakan nilai proyeknya mencapai USD 18,8 miliar.

"Ya ini akan dikerjasamakan. Nanti kalau udah firm akan kami sampaikan update-nya," ucapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore