
AKSES HANCUR: Dua biarawati melintasi rumah yang rusak berat setelah banjir bandang menghantam Lembata, NTT, kemarin (RICKO WAWO/AP PHOTO)
JawaPos.com - Dampak bencana akibat siklon tropis Seroja Minggu hingga Senin lalu masih terasa hingga kemarin. Jaringan listrik di Kota Kupang hingga Belu rusak parah setelah dihantam badai dengan kecepatan angin 80 kilometer per jam tersebut.
Hal itu diakui General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko kepada Timor Express pada Selasa malam (6/4). ”Pembangkit aman, tidak ada persoalan. Yang menjadi kendala utama saat ini adalah pemulihan jaringan,” katanya. Dia menjelaskan, angin kencang membuat jaringan listrik sistem Timor rusak parah. Banyak pohon tumbang yang menimpa jaringan. ”Tanah longsor juga merusak tower,” ujarnya.
PLN terus berupaya mengerahkan semua SDM dan peralatan untuk memulihkan pasokan listrik. Untuk SDM, kata Jatmiko, pihaknya mendapat dukungan dari PLN terdekat. Yakni, Mataram, Makassar, dan Jawa Timur. Namun, PLN NTT masih sulit membersihkan jaringan yang terdampak bencana. ”Personel kami terbatas. Kami butuh dukungan dari stakeholder terkait dan masyarakat,” ungkapnya.
Jatmiko menerangkan, satu titik saja jaringan bermasalah akan memengaruhi sistem secara keseluruhan. Kemarin dia berkoordinasi dengan BPBD NTT dan Korem 161/Wira Sakti Kupang untuk penanganan jaringan listrik yang terdampak bencana.
Dia menerangkan, Kota Kupang menjadi wilayah yang jaringan listriknya rusak paling parah. Sementara itu, daerah yang mulai pulih meliputi sebagian Oebufu, Oepoi, dan sekitar Lippo. Ditambah jalur utama wali kota, RSUD Kupang, hingga sekitar Hotel Aston.
Mengenai pembenahan sistem kelistrikan Timor, pihaknya mengalami kendala. Sebab, salah satu tower yang menghubungkan Kupang–Oesao di Belo tertimpa material longsoran. ”Kami sudah berkoordinasi dengan korem dan mengharapkan dukungan TNI. Butuh waktu tiga jam jalan kaki untuk sampai di lokasi itu,” ujar Jatmiko. Pihaknya akan membangun tower emergency sambil menunggu perbaikan tower utama. ”Itu sudah SOP kita,” katanya.
Baca juga: Badai Seroja Tewaskan 117 Orang di NTT
Hingga tadi malam, PLN berhasil menyalakan kembali listrik untuk lebih dari 100 ribu pelanggan yang terdampak bencana. Sebanyak 786 gardu yang terdampak banjir juga dapat dipulihkan. Akibat badai siklon tropis Seroja, 3.983 gardu distribusi yang tersebar di Kupang, Flores bagian barat, Flores bagian timur, dan Sumba padam.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/4vdJqXEmkLw

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
