
dok. pgn
JawaPos.com - Preston atau inovasi Polyethylene Regulating Station diklaim dapat menekan biaya investasi hingga 50 persen, khususnya dalam pengadaan Regulating System (RS) dan MRS yang selama ini menjadi infrastruktur penunjang jaringan gas rumah tangga serta komersial. Inovasi ini tengah dikembangkan oleh PT PGN Tbk bersama anak perusahaannya yakni PT PGAS Solution (PGN Solution).
Preston merupakan solusi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam pembangunan jargas. Semua komponen RS diubah menjadi material polyethylene dengan design yang compact, perakitan yang sangat mudah, skid dan pelindung menggunakan metode knock down. Dengan demikian, bisa dibangun di lokasi proyek secara langsung.
Inovasi ini mampu menghemat biaya investasi RS dan MRS dari Rp 180 juta menjadi Rp 90 juta dengan kualitas yang tetap terjaga. Selain efisiensi biaya, Preston mampu meningkatkan produktivitas pengadaan RS-MRS dari 2 unit per bulan menjadi 15 unit.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Achmad Muchtasyar menjelaskan, inovasi Preston ini terus didorong untuk meningkatkan pemanfaatan TKDN dan efisiensi biaya infrastruktur program jargas sebagai salah satu Program Strategis Nasional (PSN). "Selaras dengan itu tim SAR 22 telah melakukan inovasi fasilitas infrastruktur, salah satunya Penurun Tekanan (Regulating Station) yang menggunakan material HDPE dengan kandungan lokal TKDN lebih tinggi," ucapnya dalam keterangan dikutip Minggu (4/11).
Achmad mengungkapkan bahwa inovasi ini dilatarbelakangi oleh Perpres Nomor 6 Tahun 2019 dan 109 Tahun 2022, di mana kondisi lapangan untuk mencapai target 1 juta Sambungan Rumah per tahun membutuhkan efisiensi yang tepat guna. Efisiensi akan memberikan dampak positif terhadap kelayakan ekonomi pemasangan jaringan gas dan fasilitas pendukungnya.
"Selama ini, RS dan MRS merupakan fasilitas pendukung yang krusial dalam pembangunan jargas. Namun nilai investasi seperti material untuk RS dan MRS cukup tinggi. Tingginya nilai investasi juga terletak pada SDM teknis penyambungan pipa baja. Maka dengan adanya Preston, menjadi solusi efisiensi untuk kondisi tersebut," ungkap Direktur Utama PGN Solution Sabaruddin.
Dia berharap inovasi ini bermanfaat secara berkelanjutan untuk Subholding Gas Grup, terutama dalam mempercepat proses bisnis jargas dan meningkatkan kompetensi SDM. "Alhamdulillah, Preston telah menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk 400 operator," katanya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
