Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Juli 2022 | 00.27 WIB

Investor Bakal Antre Masuk jika RI Bisa Ekspor 3 Juta Mobil per Tahun

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis dapat memberikan kontribusi devisa yang signifikan bagi Indonesia. Di antaranya, dengan peningkatan kandungan dalam negeri dan mengedepankan ekspor daripada impor.

"Tekad kita adalah membenahi diri dan menjadi pahlawan devisa. Yang dimaksud pahlawan devisa adalah lebih besar ekspor daripada impor. Kita bisa menghasilkan uang atau pemasukan yang positif bagi negara kita," ujar Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi Kamis (21/7).

Menurut Nangoi, Indonesia memiliki pasar yang potensial karena jumlah penduduk yang sangat besar. "Namun, kita ingin industri otomotif Indonesia menjadi sesuatu yang positif. Kita bisa mengekspor, tidak hanya konsumtif," tambahnya.

Gaikindo percaya diri bahwa ekspor mobil Indonesia sepanjang 2022 berada dalam tren positif. "Gaikindo mematok target ekspor mobil nasional ke mancanegara sebesar 300 ribu unit pada 2022, naik dari 2021 sebanyak 294.639 unit," bebernya.

Menurut Nangoi, pencapaian ekspor menjadi penting karena prinsipal atau investor dari luar negeri akan menilai RI patut menjadi basis produksi jika tren ekspor terus positif. Selain itu, rasio kepemilikan kendaraan roda empat yang masih rendah di Indonesia menjadi peluang yang bisa dikejar.

"Bayangkan kalau Indonesia itu penjualan mobil bisa 2–3 juta per tahun. Investor berbondong-bondong ekspansi di Indonesia. Semakin banyaknya model yang dibuat di Indonesia, kesempatan mengekspor itu lebih besar lagi," paparnya.

Dia menambahkan, Gaikindo selalu bekerja sama dan meminta pada Kementerian Perindustrian untuk melakukan pendekatan kepada prinsipal Jepang, Korsel, Tiongkok, hingga Eropa agar tertarik untuk melakukan ekspor dari Indonesia.

"Contoh, Australia. Konsumsi otomotif 1,2 juta per tahun. Semua yang ada itu impor. Saya lihat truk banyak. Indonesia penghasil truk yang sangat besar, tapi tidak bisa ekspor ke sana karena prinsipalnya belum kasih izin. Jadi, kita akan minta kementerian untuk duduk dengan prinsipal supaya dikasih kesempatan untuk bisa ekspor," ujarnya.

Melangkah menuju semester II 2022, momen pameran otomotif terbesar di Indonesia, yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show, akan dimaksimalkan agen pemegang merek (APM) untuk menggenjot pasar domestik tahun ini. GIIAS 2022 diselenggarakan 11–21 Agustus mendatang.

Project Director Sevent Event Agus Riyadi menjelaskan, di GIIAS 2022, akan ada beberapa kejutan yang telah disiapkan berbagai APM. Sebagai bocoran, hingga kemarin dilaporkan ada 30 kendaraan baru yang siap diluncurkan di GIIAS 2022, termasuk kendaraan listrik.

"Produk yang akan di-launching itu sebagian merupakan kali pertama diluncurkan di wilayah level regional Asia maupun global," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore