Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 November 2018 | 04.25 WIB

Barter Sukhoi, Rusia Belum Ada yang Cocok Dengan Produk RI

Sukhoi Rusia - Image

Sukhoi Rusia

JawaPos.com - Kementerian Perdagangan menyebut belum ada kesepakatan terkait pembelian 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 asal Rusia. Kendati begitu, Sekretaris Kemendag Karyanto Suprih memastikan rencana imbal dagang senilai lebih dari satu miliar tersebut tidak batal.


“Belum menemukan kecocokan antara produk yang diminta oleh Rusia (untuk imbal dagang).Sudah gencar dilakukan tapi kami melalui Kementerian Pertahanan. Yang pasti tidak batal,” kata Karyanto di Jakarta, Selasa (13/11).


Dalam proses imbal dagang ini pemerintah diawasi oleh Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI). Namun ia menuturkan beberapa kendala yang terjadi adalah kadang-kadang pengusahanya tidak detail seperti yang diinginkan oleh World Trade Organization (WTO).


“Yang terjadi juga pengusaha luar negeri sudah masuk uangnya, barang belum ada,” jelasnya.


Sebelumnya, pada Agustus 2018 lalu, Menko Polhukam Wiranto mengatakan bahwa pembelian Sukhoi Su-35 tidaklah seperti membeli barang biasa. Pihaknya telah membentuk tim khusus yang akan melakukan kajian secara rinci dan sistematis terkait dengan pembelian pesawat tempur ini.


Wiranto menuturkan, pembelian alutsista tidak bisa dilakukan sembarangan. Butuh pertimbangan matang, karena perlu anggaran besar. Oleh karena itu sampai saat ini pembelian ini belum juga terealisasi.


"Pembelian alutsista ini ternyata tidak semudah seperti kita membeli barang, tapi banyak sekali hal-hal sampingannya yang mesti kita bincangkan lebih detail," jelasnya.


Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan menjelaskan pembelian sukhoi su-35 akan dilakukan melalui imbal dagang. Pemerintah Rusia diwajibkan untuk membeli komoditas dengan nilai USD 570 juta.


Nantinya, Rusia bebas memilih komoditi mana yang akan dibeli sesuai dengan 30 daftar yang telah ditawarkan. Skema imbal dagang ini, kata Oke, merupakan yang pertama kali dilakukan oleh pemerintah Indonesia.


Editor: Saugi Riyandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore