
Kepala BKPM Thomas Lembong
JawaPos.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menilai perlu ada terobosan dalam birokrasi maupun mengurus perizinan di Indonesia. Salah satu terobosan itu berupa digital signature atau tanda tangan digital.
Menurutnya, digital signature akan memberi kemudahan, khususnya percepatan dalam mengurus proses perizinan yang selama ini kerap memakan waktu dalam tanda tangannya.
Di sisi lain, keberadaan digital signature juga akan mengurasi korupsi yang kerap digadaikan oleh tanda tangan dari pejabat itu sendiri.
"Satu terobosan atau inovasi akan sangat penting dalam dunia digital signature. Kenapa? Karena terus terang UU dan peraturan kita itu dalam serupa izin dibutuhkan tanda tangan pejabat. Harusnya otomatis saja diapprove. Sayangnya itu tidak dimungkinkan," ujarnya di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (1/11).
Andai bisa terealisasi, kata Lembong, dirinya optimis proses perizinan akan semakin efisien. Masyarakat bawah juga dianggap akan lebih mudah dalam mengurus surat-surat maupun perizinan lainnya.
"Proses membubuhi tanda tangan bisa diperoleh drastis kalau pakai digital," tandasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
