Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2020 | 16.25 WIB

Ada Tekanan Terhadap Dolar, Rupiah Berpotensi Menguat

ILUSTRASI pencurian uang miliaran rupiah. (Dok JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI pencurian uang miliaran rupiah. (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dikatakan berpotensi menguat seiring dengan sentimen negatif yang menekan mata uang Paman Sam tersebut. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini posisi rupiah berada di level 14.920.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Atiston Tjandra mengatakan, dolar AS juga masih terlihat melemah pagi ini terhadap nilai tukar lainnya. Sehingga ini bisa menambah potensi penguatan rupiah terhadap dolar AS.

“Potensi penguatan rupiah hari ini di kisaran 14.750-14.950,” ujarnya dalam pesan singkatnya, Rabu (30/9).

Menurutnya, para pelaku pasar juga masih menyoroti perkembangan politik terkait debat calon presiden AS yang masih berlangsung. Pasar memperkirakan ada potensi pergantian kepemimpinan.

“Sementara debat capres AS masih berlangsung saat ini. Pasar juga menantikan debat ini. Menurut saya bila terlihat ada potensi pergantian kepemimpinan di AS, pasar akan merespon positif dan aset berisiko termasuk rupiah bisa menguat,” ucapnya.

Selain itu, Ariston menambahkan, data Indeks aktivitas manufaktur Tiongkok bulan September yang baru saja dirilis lebih bagus dari proyeksi bisa memberi sentimen positif ke aset berisiko pagi ini termasuk Rupiah.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=dda-8umhngE

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore