Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Juli 2018 | 01.25 WIB

Masyarakat Rentan Miskin Kena Dampak Terparah Jika RI Krisis Ekonomi

Kemiskinan di Jawa menjadi terbanyak di Indonesia - Image

Kemiskinan di Jawa menjadi terbanyak di Indonesia

JawaPos.com - Menteri Perencanaan Pembanguna Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro tidak memungkiri penduduk miskin di Indonesia cukup rentan terhadap dampak ekonomi dalam negeri. Itu artinya, ada potensi penduduk yang sudah berada di atas garis kemiskinan bisa kembali berada pada kategori miskin.


Hal itu juga tercermin dari jumlah penduduk miskin yang terjadi sebelum krisis moneter 1998 yang pada saat itu persentasenya hanya mencapai 11 persen dari total penduduk. Namun, angka itu meningkat dua kali lipat pada saat krisis moneter menghantam perekonomian dalam negeri.


Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin pada saat krisis moneter tahun 1998 mencapai 49,50 juta orang atau 21,92 persen dari total penduduk Indonesia yang terdiri dari 17,60 juta penduduk miskin di kota dan 31,90 juta penduduk miskin di desa.


Setahun berselang, atau memasuki era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yakni tepatnya pada 1999, angka kemiskinan turun menjadi 47,97 juta orang. Tahun selanjutnya kembali terjadi penurunan yang signifikan yakni menjadi 38,74 juta orang.


"Artinya apa? Ekonomi kita itu harus dijaga, harus bebas dari krisis, jangan sampai kita kena krisis seperti 1998. Karena kalau sampai kena krisis seperti 1998 tidak hanya PDB kita berkontraksi sampai minus 14 persen, tapi yang lebih jelek kemiskinannya melonjak luar biasa," ujarnya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (30/7).


Bercermin pada hal itu, mantan Menteri Keuangan tersebut meminta semua pihak agar berupaya menjaga ekonomi Tanah Air agar tetap stabil. Apalagi, pada tahun ini pertama kalinya angka kemiskinan berada pada persentase satu digityakni 9,82 persen.


"Ini yang menjadi PR kita, meskipun banyak yang keluar dari kemiskinan tapi juga masih banyak yang masih rentan miskin. Nah rentan miskin ini gampang kembali jadi miskin kalau ada kejadian krisis yang besar seperti di tahun 1998," tandasnya.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore