Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Maret 2020 | 15.00 WIB

Pekan Lalu Menguat, IHSG Diprediksi Tetap di Zona Hijau Hari Ini

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta - Image

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta

JawaPos.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu mulai menunjukkan penguatan menyusul mulai menguatnya sentimen positif yang memberi optimisme baru bagi pelaku pasar. Sentimen positif dari pasar global adalah kebijakan stimulus dari Amerika Serikat. Pada penutupan perdagangan saham Jumat (27/3), IHSG berhasil menguat level 4.545,57, naik 206,67 poin atau 4,76 persen.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan bahwa pada hari ini, Senin (30/3), IHSG diprediksi akan mengalami kenaikan yang masih bersifat teknikal rebound.

"Memanfaatkan koreksi wajar masih bisa dijadikan peluang oleh investor, mengingat dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam pola uptrend. Hari ini IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau," ungkapnya.

IHSG sendiri diprediksi akan bergerak pada kisaran angka 4.189 poin sampai level 4.562. Untuk saham yang direkomendasikan, mulai dari sektor peebankan hingga barang konsumsi.

"Ada BBCA, BBNI, JSMR, ASII, TLKM, HMSP, UNVR, GGRM dan ICBP," tutur dia.

Sementara itu, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee memprediksi IHSG kembali akan terkoreksi. "Di awal pekan ini, kami perkirakan IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu setelah mengalami kenaikan banyak di perdagangan Kamis dan Jumat," jelas dia.

Dirinya menyebutkan bahwa para pelaku pasar harus bersikap rasional dalam berinvestasi. Sebab, ada kemungkinan akan adanya fluktuasi yang cukup tinggi akibat meningkatnya pasien positif Covid-19 di tiap negara.

"IHSG berpeluang konsolidasi melemah di pekan depan dengan support 4100 sampai 3911 dan resistance di level 4697 sampai 4937,” katanya.

Dengan adanya kabar lockdown di beberapa daerah, hal ini akan memukul perekonomian yang di antisipasi pasar dengan penurunan harga saham. Meskipun begitu, akan ada beberapa saham yang akan naik.

"Banyak saham yang punya valuasi menarik, karena itu ketika terjadi koreksi di pasar dapat kembali dilakukan akumulasi beli," terang dia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore