
Photo
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membeberkan pembayaran manfaat pensiun PNS terus naik dalam lima tahun terakhir. Tahun ini anggaran diperkirakan tembus sekitar Rp 119 triliun dari sebelumnya Rp 112,29 triliun.
Direktur Jenderal Anggaran Isa Rachmatarwata mengatakan anggaran tersebut selalu naik akibat dari jumlah pensiunan yang semakin banyak.
"Anggaran tambah (naik) karena yang pensiun makin banyak, usia harapan hidup orang yang pensiun juga lebih panjang sekarang, sehingga pembayarannya juga akan lebih besar," kata Isa dalam diskusi dengan wartawan, Senin (29/8).
Isa merinci besaran pembayaran pensiun PNS dalam lima tahun terakhir. Pada 2018 anggaran pembayaran manfaat pensiun mencapai Rp 90,82 triliun. Lalu mulai merangkak naik menjadi Rp 99,75 triliun pada 2019.
Kemudian melesat mencapai Rp 104,97 triliun pada 2020 dan Rp 112,29 triliun di tahun 2021. Isa juga memastikan bahwa biaya yang dibayar pemerintah tersebut merupakan alokasi bagi pensiunan PNS di seluruh Indonesia, baik itu pusat ataupun daerah.
Selain itu, anggaran pensiun yang disediakan tahun ini bukanlah untuk PNS yang sedang bekerja sekarang, melainkan mereka yang sudah memasuki masa usia pensiun minimal 50 tahun.
Kendati demikian, Isa menekankan bahwa berapapun besar biayanya pemerintah pasti akan membayar manfaat pensiun bagi PNS sebagai bentuk penghargaan atas loyalitasnya selama bekerja.
Untuk diketahui, manfaat pensiun merupakan bagian dari hak yang dibayarkan pemerintah kepada pensiunan PNS. Saat ini, skema pensiunan PNS yang berlaku di Indonesia, yaitu pay as you go. Artinya, pembayaran manfaat sepenuhnya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) bukan dari iuran Taspen bulanan.
Sementara itu, iuran PNS sebesar 4,75 persen dari gaji pokok yang ditarik selama bekerja tetap disimpan di PT Taspen untuk dikelola dan dimanfaatkan ketika memasuki masa pensiun. Yakni sebagai asuransi perlindungan pada masa tua.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
