
Hj Baiq Siti Suryani, pemilik Industri Kecil Menengah (IKM) Sasak Maiq, yang memproduksi oleh-oleh khas Lombok sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan
JawaPos.com – Peran Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) bukan sebatas menyalurkan bantuan modal. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, program pendampingan dari Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini sangat dibutuhkan debitur.
Terbukti dengan yang dialami Hj Baiq Siti Suryani, pemilik Industri Kecil Menengah (IKM) Sasak Maiq, yang memproduksi oleh-oleh khas Lombok. “Saat kondisi pandemi seperti ini, kami selalu didampingi, sehingga usaha yang kami dapat terus berjalan,” ujarnya, Rabu (28/04/2021).
Sasak Maiq adalah IKM unggulan di Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Hasil olahannya berbasis rumput laut dan perikanan, antara lain stik, keripik tortilla, kopi, rengginang, abon, sambal terasi, dan sebagainya.
Sejak pertengahan Maret 2020, pendapatan usahanya menurun seiring berkurangnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lombok. “Awal mula kami menjalankan usaha di akhir tahun 2012, omzet perbulan mencapai Rp30 juta dengan modal yang hanya Rp 10 juta. Tapi, saat kondisi pandemi, omzet merosot sekali, rata-rata pendapatan hanya Rp5 Juta,” katanya.
Namun, Ia tak menyerah. Sejak menjadi pemanfaat dari program dana bergulir LPMUKP, program pendampingan benar-benar Ia rasakan manfaatnya. Terutama bagaimana cara bertahan dalam mengembangkan usaha. “Kami merasa sangat terbantu dengan bantuan modal dan ruang konsultasi dari pendamping LPMUKP, sehingga usaha yang kami lakukan dapat terus berjalan,” jelasnya.
Photo
Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berperan aktif dalam membantu pengusaha UMKM baik dari sisi permodalan maupun dalam pendampingan dalam menjalankan usahanya. (Dok. KKP)
Ruang konsultasi dengan pendamping, lanjut Suryani, juga membuka wawasannya untuk bisa memperluas pasar. “Ketika kami belum menjadi debitur LPMUKP, sasaran pasar produk kami terbatas. Packaging juga belum optimal. Seiring berjalannya waktu, Sasak Maiq bisa memperluas jangkauan hingga ke luar Lombok, seperti Jakarta, Surabaya, dan Sulawesi. Kami sudah memanfaatkan marketplace online,” katanya.
Ia berpesan kepada para pelaku usaha untuk bisa terus menjadi kreatif serta mudah beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Dalam berwirausaha itu kita harus punya semangat, tahan banting, inovatif, kreatif dan tetap yakin dalam kondisi apapun,” katanya.
Wahidi, pendamping LPMUKP untuk wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat mengamini hal tersebut. Ia memahami tanggung jawabnya untuk selalu mendampingi pemanfaat agar dapat menjalankan usaha dengan baik.
“Sesuai dengan visi LPMUKP, selain memberikan pinjaman modal usaha, kami melakukan pendampingan. Jadi ketika para pelaku usaha mengalami permasalahan terkait usaha yang dijalankannya, kami harus bisa berdiskusi dan memberikan solusi,” tuturnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
