
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (tengah) didampingi Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti (kiri) dan Deputi Gubernur Erwin Rijanto (kanan) bersiap memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di kantor BI, Jakarta, Kamis (19/9/2019).
JawaPos.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan bahwa pihaknya telah masuk untuk bidding atau lelang Surat Berharga Negara (SBN). Update per Selasa (28/4) kemarin, BI telah masuk dengan penawaran Rp 7,5 triliun.
"Kemarin, dari Kemenkeu (Kementerian Keuangan) mengindikasikan target lelangnya adalah Rp 20 triliun dengan target maksimalnya adalah Rp 40 triliun. Kemarin, bid yang masuk (SBN) adalah Rp 44,4 triliun," kata dia melalui telekonferensi pers, Rabu (29/4).
Berdasarkan nota kesepahaman yang diatur oleh Kemenkeu untuk pembelian SBN, BI hanya bisa membeli maksimal 25 persen dari total penawaran.
"BI sebagai non-competitive bid, kita bid tapi tidak dihitung di dalam perhitungan harga. Kita hanya menyampaikan jumlahnya, tapi harganya itu ditentukan oleh bid dari pasar. Jadi, BI tidak ikut di dalam perhitungan harga di pasar. BI bisa maksimum bid-nya 25 persen dari target maksimum," terangnya.
Dari 25 persen tersebut, pihaknya bisa melakukan penawaran sebesar Rp 10 triliun dari total Rp 40 triliun. Adapun, pada Selasa kemarin, penawaran yang masuk dalam penawaran SBN sebesar Rp 44,4 triliun.
"Kami ingin mendahulukan pelaku pasar. Biar pasar yang lebih banyak nge-bid. Sehingga, kami kemarin, di dalam non-competitive bid, kami bid-nya adalah Rp 7,5 triliun. Jadi kemarin bid yang masuk jumlahnya Rp 44,4 triliun di antaranya Rp 7,5 triliun dari BI," tambah Perry.
Ia pun mejelaskan bahwa dari pengumuman pemerintah, Indonesia berhasil memenangkan Rp 16,6 triliun atau masih di bawah target indikatif. Maka dari itu, pihaknya pun akan membuka lelang tambahan atau green sue option.
"Hari ini pemerintah membuka lelang tambahan dengan harga kemarin. Kemarin harga rata-rata tertimbangnya untuk yield SBN 10 tahun kurang lebih 8,08 persen. Nah pemerintah hari ini saya dengar akan membuka lelang tambahan atau green sue option dengan harga yang seperti kemarin, jumlah targetnya adalah Rp 23,38 triliun. Itu karena target kemarin Rp 40 triliun dikurangi Rp 16,6 triliun tadi," tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=cuAGHZGzmlE
https://www.youtube.com/watch?v=zuXbEWEFZek
https://www.youtube.com/watch?v=R-g-cgT_rDc&t=

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
