
ILUSTRASI ASURANSI. (Salman Toyibi)
JawaPos.com – Literasi keuangan dan asuransi jiwa Syariah adalah hal yang harus diketahui masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Hal ini menjadi penting untuk mengatur finansial rumah tangga dan mempelajari cara yang paling sesuai untuk mengelola arus kas, mengatur alokasi pendapatan, dan perlindungan asuransi berbasis Syariah keluarga.
Melalui acara bertajuk ‘Membangun keluarga yang tangguh secara finansial melalui asuransi jiwa Syariah’, perusahaan asuransi Prudential Indonesia mengadakan workshop guna memaparkan seluk beluk serta manfaat asuransi jiwa Syariah sebagai pilihan proteksi keluarga Indonesia. Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali dalam keterangan resminya mengatakan bahwa pemahaman masyarakat Indonesia mengenai keuangan maupun asuransi masih rendah.
"Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019, indeks literasi keuangan baru mencapai 38,03 persen. Bila dirinci berdasarkan jenis kelamin, tingkat literasi keuangan laki-laki sebesar 39,94 persen, sedangkan perempuan hanya sebesar 6,13 persen. Meskipun kecil, tetapi masih ada jarak antara perempuan dan laki-laki," kata Luskito.
Padahal, menurut Luskito, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam rumah tangga dalam mewujudkan keluarga yang tangguh secara finansial.
Sebesar 85 persen aktivitas belanja keluarga, seperti belanja bulanan dan keputusan pembelian kebutuhan keluarga lainnya, diatur oleh seorang istri atau ibu di rumah. Namun, 50 persen istri atau ibu tidak merasa yakin terhadap keputusan finansial yang mereka ambil.
Sementara, 62 persen menyatakan kebingungan saat harus mengarahkan rencana finansial jangka panjang keluarga dan mereka membutuhkan bantuan informasi yang sesuai dengan profil keluarga mereka untuk dapat mengambil keputusan finansial yang tepat.
“Kami memiliki komitmen jangka panjang untuk meningkatkan literasi terkait asuransi jiwa Syariah masyarakat, termasuk perempuan, melalui berbagai macam inisiatif. Dengan meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan baik, maka hal ini akan berdampak kesejahteraan mereka, sehingga mereka dapat menikmati yang terbaik dalam hidup,” tambah Luskito.
Luskito melanjutkan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan literasi asuransi jiwa Syariah di Indonesia melalui lebih banyak kolaborasi strategis. "Kami percaya asuransi jiwa Syariah dapat diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia dan mampu menjawab kebutuhan mereka yang beragam dan terus berkembang dari waktu ke waktu,” katanya Luskito.
Sementara itu, financial advisor Aliyah Natasya yang menjadi pembicara dalam workshop tersebut mengatakan bahwa seorang ibu memiliki peran sebagai Chief Financial Officer keluarga.
"Untuk itu setiap perempuan harus memiliki literasi keuangan yang baik. Prinsip dasar membangun keuangan keluarga yang sehat adalah memiliki sistem kelola finansial yang disesuaikan khusus dengan kondisi keluarga kita. Penting bagi kita untuk dapat menilai kemampuan finansial keluarga dan melakukan pengelolaan dasar finansial dengan komitmen kuat, serta memiliki asuransi sebagai proteksi jangka panjang,” ujar Aliyah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022