
Kantor pusat Nintendo Co. di Kyoto. (Kyodo)
JawaPos.com - Nintendo mencatat kenaikan laba bersih sebesar 11 persen menjadi JPY 220,92 miliar atau sekitar Rp 25,4 triliun pada periode April-September 2026. Kinerja tersebut ditopang penjualan perangkat lunak gim yang kuat dan pelemahan nilai tukar yen.
Meski laba meningkat, penjualan perusahaan justru turun 12,1 persen menjadi JPY 966,04 miliar atau sekitar Rp 111,1 triliun. Dilansir dari Kyodo, Jumat (6/11), penurunan tersebut terjadi seiring melemahnya penjualan perangkat keras, termasuk konsol gim. Sementara itu, laba operasional tumbuh 49,1 persen menjadi JPY 216,5 miliar atau sekitar Rp 24,9 triliun.
Dalam enam bulan tersebut, perusahaan gim asal Jepang itu menjual 6,49 juta unit konsol Switch 2. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan 10,36 juta unit yang terjual sejak peluncurannya pada Juni tahun lalu hingga akhir September 2025.
Presiden Nintendo Shuntaro Furukawa mengatakan dalam konferensi pers daring bahwa Switch 2 masih "terjual dengan sangat kuat dibandingkan konsol-konsol sebelumnya".
Baca Juga:The Legend of Zelda Genap 40 Tahun, Nintendo Siapkan Remake Game Klasik dan Film Live-Action
Di sisi lain, penjualan perangkat lunak gim untuk Switch 2 meningkat 18,8 persen menjadi 24,49 juta kopi. Kenaikan tersebut didorong sejumlah judul gim, termasuk "Star Fox" yang dirilis pada Juni lalu.
Nintendo mempertahankan proyeksi kinerja untuk tahun fiskal penuh. Perusahaan memperkirakan laba bersih mencapai JPY 310 miliar atau sekitar Rp 35,65 triliun, turun 26,9 persen. Sementara itu, penjualan diproyeksikan sebesar JPY 2,05 triliun atau sekitar Rp 235,75 triliun, turun 11,4 persen.
Pada hari yang sama, Nintendo juga merilis versi remake dari gim populernya, "The Legend of Zelda: Ocarina of Time". Gim tersebut hadir dengan peningkatan grafis dan sejumlah penyempurnaan lainnya untuk konsol Switch 2.
Waralaba The Legend of Zelda merayakan ulang tahun ke-40 tahun ini. Furukawa berharap judul terbaru tersebut dapat menjadi salah satu gim yang sukses besar di pasar global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022