
Ilustrasi impor
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan kumulatif periode Januari-September 2026 surplus USD 10,61 miliar, didukung oleh surplus yang dicapai pada September 2026 sebesar USD 3,36 miliar.
Meski demikian, nilai impor kumulatif Januari–September 2026 juga naik 19,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni mencapai USD 210,63 miliar.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus sepanjang periode Januari-September 2026 ditopang oleh kinerja perdagangan komoditas nonmigas yang mencatat surplus USD 34,21 miliar.
Sementara perdagangan komoditas migas masih mengalami defisit sebesar USD 23,60 miliar.
Ia mengatakan, nilai ekspor kumulatif Januari–September 2026 mencapai USD 221,23 miliar, naik 5,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Peningkatan tersebut terutama didorong oleh ekspor nonmigas yang tumbuh 6,30 persen menjadi USD 212,27 miliar,” ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11).
Ateng menjelaskan, berdasarkan sektor, industri pengolahan mencatat nilai ekspor terbesar, dengan nilai mencapai USD 182,83 miliar atau naik 8,93 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Tiga negara tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia adalah Tiongkok sebesar USD 54,17 miliar atau 25,52 persen, Amerika Serikat sebesar USD 25,39 miliar atau 11,96 persen, dan India sebesar USD 15,00 miliar atau 7,07 persen.
Sementara itu, nilai impor kumulatif yang naik berasal dari impor nonmigas yang meningkat 16,92 persen menjadi USD 178,06 miliar, serta impor migas yang naik 37,35 persen menjadi USD 32,57 miliar.
Menurut penggunaan, impor Indonesia didominasi oleh impor bahan baku/penolong dengan nilai USD 150,57 miliar atau naik 21,11 persen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022