
Ilustrasi Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. (Nyoman Hendra Wibowo/Antara)
JawaPos.com - Harga tiket pesawat diproyeksikan bakal mengalami penurunan sekitar 11 hingga 12 persen saat libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Hal ini dikarenakan pemerintah memberikan stimulus untuk menekan harga tiket pesawat kelas ekonomi demi mendongkrak keterjangkauan mobilitas masyarakat.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 77 Tahun 2026 serta Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 237 Tahun 2026.
Melalui Kementerian Perhubungan, stimulus ini dihadirkan lewat dua instrumen utama, yakni keringanan pajak serta potongan tarif layanan kebandarudaraan yang berlaku mulai akhir Oktober 2026.
"Melalui kebijakan tersebut, harga tiket pesawat diproyeksikan dapat turun sekitar 11–12%. Namun, besaran penurunan harga dapat bervariasi tergantung rute, jadwal penerbangan, komponen tarif, dan ketersediaan kursi," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa di Jakarta.
Meski demikian, besaran penurunan riil di lapangan dapat bervariasi bergantung pada sejumlah faktor teknis. Faktor tersebut meliputi rute penerbangan, jadwal keberangkatan, komponen tarif yang berlaku, hingga ketersediaan kursi pada tanggal tertentu.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini, pemerintah menetapkan kerangka waktu khusus. Periode pembelian tiket berlangsung mulai 20 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sementara itu, masa penerbangan yang dilindungi oleh stimulus ini berlaku pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Ringankan Beban Finansial
Langkah komprehensif ini diharapkan mampu meringankan beban finansial masyarakat yang ingin merayakan momen liburan akhir tahun bersama keluarga di berbagai daerah.
Dalam regulasi baru ini, pemerintah memangkas sejumlah komponen biaya penting yang selama ini membebani tarif penerbangan domestik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022