
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat memimpin rapat koordinasi terbatas Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10). (Dimas Choirul/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih menjadi salah satu agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memperkuat ekonomi desa.
Namun, setelah dua tahun pemerintahan berjalan, keberhasilan program ini tidak cukup diukur dari jumlah gedung dan gerai yang dibangun. Kemampuan koperasi menjalankan usaha, menghasilkan transaksi, serta memberi manfaat kepada anggota dan masyarakat menjadi pekerjaan yang perlu dituntaskan.
Terbaru, Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur Kopdes Merah Putih. Data Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan mencatat pembangunan fisik 26.569 unit telah rampung 100 persen. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk jaringan distribusi kebutuhan pokok sekaligus membuka akses pemasaran bagi produk lokal di tingkat desa.
Namun, rampungnya bangunan belum otomatis membuat seluruh koperasi siap menjalankan kegiatan usaha. Pemerintah masih harus memastikan ketersediaan pengelola, pasokan barang, sarana pendukung, hingga kemitraan dengan pihak yang terlibat dalam operasional koperasi.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah kini tengah melakukan pemantauan terhadap sekitar 10.070 koperasi untuk memastikan kesiapan di lapangan per 15 Oktober 2026.
"Kita ingin memastikan barang dan sarana operasional sudah tersedia. Kalau belum kita cari tahu apa masalahnya," kata Menko Pangan Zulkifli Hasan saat Rapat Koordinasi Terbaras Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10) lalu.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan fisik dan kesiapan bisnis merupakan dua pekerjaan berbeda. Gedung yang selesai dibangun menjadi modal awal, sedangkan keberlanjutan usaha ditentukan oleh kemampuan koperasi mengelola stok, melayani konsumen, membangun kemitraan, dan menghasilkan pendapatan.
Pembangunan gerai dan fasilitas Kopdes Merah Putih melalui PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi salah satu komponen utama program ini. Pemerintah menyampaikan pembangunan fisik tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp3 miliar per koperasi.
Meski sudah selesai pembangunan 28.402 unit Kopdes, namun yang mulai operasional baru 10.070. Pemerintah ingin menargetkan 35.000 Kopdes Merah Putih hingga akhir tahun ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022