Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Agustus 2026 | 06.18 WIB

Menkeu Purbaya Yakin Layer Cukai Baru Efektif Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa (kanan) bersama Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama memimpin rilis penegahan ekspor emas ilegal seberat 23,793 Kilogram dengan nilai Rp.63 Miliar Rupiah di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (13/08/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa (kanan) bersama Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama memimpin rilis penegahan ekspor emas ilegal seberat 23,793 Kilogram dengan nilai Rp.63 Miliar Rupiah di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (13/08/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini penerapan layer baru dalam struktur tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok akan efektif menekan peredaran rokok ilegal.

Menurut dia, kebijakan tersebut bisa menarik peredaran rokok ilegal ke dalam ekosistem legal melalui pembayaran cukai dengan tarif tertentu. Pelaku yang tetap menjalankan bisnis ilegal akan ditindak tegas.

“Yakin (efektif tekan rokok ilegal). Karena saya sudah ketemu para pedagang rokok ilegal itu. Saya bilang saya kasih ruang. Nanti kalau sudah jadi, masuk kita ke layer baru itu. Kalau anda masih main-main, saya sikat,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/8).

Hingga saat ini, pemerintah masih membahas rencana penerapan layer baru tersebut dengan DPR RI. Pembahasan akan dilakukan bersama Komisi XI DPR RI setelah pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 selesai.

“Kami masih belum ketemu DPR untuk hal itu, Komisi XI ya. Kita akan ketemu Komisi XI setelah anggaran diselesaikan,” ujarnya.

Terkait potensi terjadinya downtrading atau peralihan konsumsi ke rokok dengan harga yang lebih murah, Purbaya mengatakan hal tersebut bergantung pada kondisi pasar dan preferensi konsumen.

Sebab, ia menilai rokok ilegal justru memiliki harga yang lebih murah sehingga peralihan konsumsi akibat kebijakan cukai perlu dilihat secara lebih luas.

"Itu tergantung pasar, kan selera orang masing-masing. Kan kalau ilegal lebih murah lagi, jadi itu downtrading ke mana? Kita atur supaya enggak langsung berkompetisi, supaya masih ada ada gap yang cukup," jelas Bendahara Negara itu.

Diberitakan sebelumnya, Menkeu Purbaya mengatakan pemerintah mengupayakan penerapan penambahan layer baru dalam struktur tarif CHT pada tahun ini. Namun, kebijakan tersebut masih membutuhkan pembahasan dan persetujuan bersama DPR RI.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore