
ILUSTRASI: Peneliti karbon perhutanan meninjau kondisi pohon. (Generate Gemini AI)
JawaPos.com - Perdagangan karbon diminta tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomi. Lebih dari itu, memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (Sekretaris Dirjen PHL) Erwan Sudaryanto mengatakan, transformasi pemanfaatan hutan tidak hanya ditujukan meningkatkan nilai ekonomi sumber daya hutan.
“Tetapi juga memperkuat kelestarian hutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat memperluas sumber pendanaan pembangunan, serta mendukung pencapaian target iklim nasional," kata Erwan Sudaryanto kepada wartawan pada Rabu (12/8).
Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menerbitkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026 tentang Tata Cara Perdagangan Karbon melalui Offset Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Kehutanan.
Sebagaimana diketahui, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memiliki komitmen menempatkan karbon bukan sekadar komoditas ekonomi baru. Lebih dari itu menjadikan sebagai instrumen strategis untuk mendukung revitalisasi hutan, menjaga keanekaragaman hayati, dan membantu pencapaian target iklim nasional berbasis pendekatan ilmiah.
Komitmen itu aktualitasi dari penekanan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga kedaulatan sumber daya alam nasional, termasuk potensi karbon. Tujuannya agar dikelola secara mandiri demi kepentingan bangsa dan berkontribusi aktif pada upaya global mengatasi perubahan iklim.
Lebih jauh Erwan menegaskan, Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan kredibilitas pasar karbon Indonesia.
Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan, Iham, menambahkan bahwa sektor kehutanan saat ini sedang bertransformasi dari model usaha yang didominasi hasil hutan kayu menuju sistem multiusaha kehutanan.
Dalam skema itu pemanfaatan hutan tidak hanya berasal dari produksi kayu, tetapi juga hasil hutan kayu, jasa lingkungan, ekowisata, hingga perdagangan karbon.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
