
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara Groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela yang digelar di Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7). (ANTARA)
JawaPos.com – Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Abadi di Blok Masela pada Juli 2026 menandai babak baru pembangunan energi bagi kawasan timur Indonesia. Dengan investasi raksasa mencapai USD 20,9 miliar, proyek ini dipercaya tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang terukur bagi masyarakat lokal, khususnya bagi Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Menyambut fase krusial ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar bergerak cepat mempersiapkan masyarakatnya agar tidak sekadar menjadi penonton. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu mengatakan bahwa masyarakat sangat berharap proyek ini segera beroperasi karena akan sangat membantu menggerakkan ekonomi daerah.
"Kita Pemerintah Daerah saat ini sedang melakukan inventarisasi terhadap usaha kecil dan menengah (UKM), kelompok tani, dan kelompok peternak. Untuk UKM yang tidak aktif, kita aktifkan kemudian kita lakukan pendampingan untuk menyiapkan mereka agar mampu berkontribusi pada proyek strategis nasional ini," katanya, Selasa (11/8).
Bukan hanya itu, pihaknya juga tengah menyiapkan kerja sama dengan pihak swasta untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal. Dari sisi infrastruktur pendukung, Brampi menjelaskan fokus Pemda saat ini adalah menyiapkan gedung perkantoran serta membangun akses jalan dan jembatan. Melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, akses jalan yang cukup jauh tengah dibuka agar masyarakat di pulau-pulau terkecil bisa terhubung dengan mudah ke pusat kota.
Kedepan, Brampi menaruh harapan besar pada sinergi program pemerintah pusat serta beberapa pihak yang terlibat. "Pemerintah Pusat dalam menerapkan program-program prioritas itu bisa berkolaborasi dengan Pemda supaya bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan di daerah. Kalau untuk INPEX dan SKK Migas, kolaborasinya juga bisa dilakukan lewat program-program CSR," jelasnya.
Dikutip dari Antara, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku mengimbau masyarakat, khususnya calon pencari kerja yang ingin terlibat dalam proyek Blok Masela, untuk mewaspadai informasi palsu atau hoaks terkait pelatihan dan rekrutmen tenaga kerja.
Kepala Disnakertrans Provinsi Maluku M. Rizal Latuconsina mengatakan, setiap informasi yang beredar di masyarakat terkait pelatihan maupun rekrutmen tenaga kerja untuk kebutuhan Blok Masela harus terlebih dahulu dikonfirmasi kepada Disnakertrans Maluku atau Dinas Tenaga Kerja di kabupaten/kota masing-masing.
"Saya ingin menginformasikan kepada masyarakat dan calon pencari kerja Blok Masela agar berhati-hati dengan setiap informasi yang saat ini berkembang di masyarakat. Setiap informasi terkait pelatihan maupun rekrutmen tenaga kerja harus dikonfirmasi dan dikoordinasikan dengan Disnakertrans Maluku atau kantor Dinas Tenaga Kerja kabupaten/kota setempat," katanya.
Menurut Rizal, langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya korban akibat informasi sesat yang berkaitan dengan rekrutmen tenaga kerja untuk proyek Blok Masela.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
