Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 12.48 WIB

Potensi Besar Panas Bumi Indonesia Terbentur Tantangan Investasi dan Eksplorasi

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. (PLN) - Image

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. (PLN)

JawaPos.com - Pengembangan energi panas bumi membutuhkan lebih dari sekadar dukungan teknologi dan pendanaan. Soliditas antara pemerintah, pengembang, investor, pelaku industri, hingga mitra teknologi menjadi faktor penting untuk mempercepat pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi yang dapat menopang transisi energi Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (INAGA) Julfi Hadi mengatakan, pengembangan panas bumi perlu ditopang kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan. Tantangan pengembangan energi panas bumi tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga bagaimana seluruh ekosistem industri dapat bergerak dalam arah yang sama.

“Akselerasi pengembangan energi panas bumi tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi dan pendanaan, tetapi juga pada soliditas para pemangku kepentingan yang menggerakkannya," kata Julfi Hadi.

"Sebelum kita membahas isu-isu krusial dan kebijakan energi di konvensi IIGCE pertengahan bulan nanti, hari ini kita menyatukan langkah dan mempererat kolaborasi di lapangan lewat cara yang sehat dan menyenangkan,” ujar Julfi Hadi melalui keterangannya.

Panas bumi sendiri dinilai memiliki posisi strategis dalam agenda transisi energi karena karakteristiknya yang dapat menghasilkan listrik secara relatif stabil.

Berbeda dengan sejumlah sumber energi terbarukan yang bergantung pada kondisi cuaca atau waktu tertentu, pembangkit listrik tenaga panas bumi dapat beroperasi sebagai pembangkit beban dasar (baseload).

Karakter tersebut membuat pengembangan panas bumi relevan dengan kebutuhan Indonesia untuk meningkatkan porsi energi bersih sekaligus menjaga keandalan sistem kelistrikan.

Namun, pemanfaatannya masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kebutuhan investasi besar, risiko eksplorasi, pengembangan wilayah kerja, hingga kepastian kebijakan dan keekonomian proyek.

Meski demikian, pengembangan proyek panas bumi memiliki karakteristik berbeda dibandingkan pembangkit energi lain.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore