Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Agustus 2026 | 15.48 WIB

Evaluasi Rutin Program MBG, BGN Bakal Bentuk Forum Bareng Ahli Gizi, Chef, hingga Industri Katering

Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/8) malam. (Istimewa) - Image

Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/8) malam. (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) akan membentuk forum yang melibatkan para ahli gizi sebagai wadah evaluasi dan penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Forum tersebut disiapkan agar perbaikan program tidak hanya dilakukan melalui pertemuan sesaat, tetapi berlangsung secara berkelanjutan.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, pelibatan para ahli diperlukan untuk memperkuat berbagai aspek pelaksanaan MBG, mulai dari tata kelola, penyusunan menu, sanitasi, keamanan pangan, hingga capaian program.

"Kami ingin lebih banyak mendapatkan input, masukan, dan juga melibatkan berkolaborasi dengan para ahli gizi di dalam menyiapkan banyak hal program MBG (Makan Bergizi Gratis) ini," kata Sudaryono usai berdiskusi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, di Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/8) malam.

Menurutnya, dalam diskusi tersebut BGN menerima banyak masukan terkait porsi makanan, penerapan prinsip 3T, keamanan pangan untuk mencegah keracunan, pelibatan ahli gizi, hingga penguatan kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

"Hari ini kami mendapatkan insight yang sangat banyak, khususnya melalui diskusi pada malam hari ini," ujarnya.

Untuk memastikan komunikasi berjalan secara berkesinambungan, BGN berencana membentuk forum atau kelompok diskusi yang memungkinkan para ahli terus memberikan masukan terhadap pelaksanaan program MBG.

"Rencana kami akan membuat semacam grup diskusi, kemudian kami bisa terus berdiskusi," ujar Sudaryono.

Ia menambahkan, forum tersebut tidak hanya melibatkan ahli gizi. BGN juga membuka peluang kolaborasi dengan chef dan pelaku industri katering untuk memperkaya masukan terkait penyediaan makanan bergizi gratis

"Kita ingin banyak dapat insight sehingga kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan yang memang kita perlukan ke depannya," tuturnya.

Sementara itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyambut baik langkah BGN yang membuka ruang lebih luas bagi para pakar. Menurutnya, berbagai masukan tersebut dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore