
Ilustrasi perkebunan sawit. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Astra Agro Lestari Tbk melalui anak usahanya, PT Agro Menara Rachmat (AMR), mengembangkan kawasan konservasi seluas 537 hektare di tengah areal perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng). Luasan tersebut mencakup sekitar 9 persen dari total lahan perusahaan yang mencapai 6.900 hektare.
Asisten Konservasi PT Agro Menara Rachmat, Bagas Kurhananto, menjelaskan sejak awal perusahaan telah menetapkan sebagian lahan sebagai kawasan yang dikhususkan untuk menjaga kelestarian ekosistem dan habitat satwa liar.
"Bahwa di areal PT AMR (Agro Menara Rachmat) ini kurang lebih itu luasan totalnya 6.900 [hektare]. Nah, di 500 hektar itu memang kami tetapkan sebagai areal konservasi kami," kata Bagas Kurhananto saat kunjungan media ke lokasi, Kamis (30/7).
Kawasan konservasi yang mulai dibangun sejak 2011 itu kini menjadi habitat bagi sekitar 300 spesies flora dan fauna. Sebagian di antaranya merupakan spesies endemik Kalimantan, termasuk bekantan yang populasinya diperkirakan sekitar 10 persen dari keseluruhan satwa yang ada di kawasan tersebut.
Selain satwa, lanjut Bagas, kawasan itu juga menjadi tempat tumbuh berbagai jenis flora khas Kalimantan, seperti pohon blangiran. "Kalau reptil ada mungkin kayak ini, dari namanya juga sudah kelihatan, Borneo Short-tailed Python. Itu memang endemik di Kalimantan," ungkap Bagas Kurhananto.
Terkait populasi asal Kalimantan yakni bekantan, pihaknya belum memiliki angka pasti. Namun, berdasarkan hasil pemantauan, terdapat sedikitnya empat kelompok bekantan yang menghuni kawasan konservasi dengan jumlah individu berkisar enam hingga delapan ekor di setiap kelompok.
"Sejauh ini kami menemukan empat kelompok dengan jumlah individu antara 6 sampai 8 di setiap kelompok itu," beber Bagas Kurhananto.
Bagas menilai, keberadaan kawasan konservasi tersebut menjadi bukti bahwa aktivitas perkebunan sawit dapat berjalan berdampingan dengan upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, perusahaan juga aktif menggandeng sekolah dan perguruan tinggi untuk mendukung kegiatan penelitian di kawasan tersebut.
"Bahwa ternyata kebun sawit itu nggak semata-mata hanya kebun, tapi kami juga melakukan pengelolaan baik dari sisi satwanya, lalu lingkungannya, sungainya," tandas Bagas Kurhananto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022