
Kepala BGN Sudaryono beserta Wakil Kepala BGN saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Senin (27/7). (Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan tunggakan senilai Rp 1,6 triliun akan diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku. Namun, sebelumnya tetap harus menunggu hasil audit.
Ia menegaskan tidak akan ada pembayaran yang dilakukan berdasarkan keputusan personal, melainkan mengacu pada sistem dan hasil pemeriksaan auditor.
Menurut Sudaryono, Rp 1,6 triliun tersebut merupakan tunggakan yang saat ini masih dalam proses audit. Sehingga BGN belum dapat melakukan pembayaran sebelum seluruh proses dinyatakan bersih dan sesuai ketentuan.
"Mengenai utang ini atau tunggakan lah, bukan utang ya, tunggakan ini itu ranah dari dari auditor sedang diaudit manakala clean and clear ya saya kira dibayar. Ya saya saya enggak ada 'Oh yang ini musti kau bayar sendiri' enggak bisa, saya enggak mau itu. Semuanya trust in system ya, tidak trust in person," ujar Sudaryono saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Rabu (29/7).
Ia menegaskan, setiap keputusan terkait pembayaran tunggakan akan didasarkan pada mekanisme yang berlaku, bukan atas arahan individu.
Sudaryono juga mengungkapkan bahwa Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari yang berasal dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), ditugaskan mengawal proses tersebut agar berjalan sesuai prosedur.
"Berdasarkan sistem, kebetulan Bu Wakil Kepala saya, Bu Arumsari adalah kiriman dari BPKP, saya kira beliau yang in charge. Kita ingin yang sah yang bagus yang benar sesuai dengan mekanisme yang mana itu yang kita selesaikan. Saya kira no issue Pak, enggak ada masalah," katanya.
Diketahui, BGN masih memiliki tunggakan pembayaran senilai Rp 1,6 triliun yang berasal dari kegiatan tahun anggaran 2025.
Kewajiban tersebut berkenaan dengan pihak ketiga. Mulai dari penyedia jasa, event organizer (EO), publikasi, hingga perguruan tinggi.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, seluruh kegiatan yang menjadi dasar tagihan tersebut sebenarnya telah selesai dilaksanakan.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
